Nusantaraterkini.co, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi menutup rangkaian kegiatan Medan Coding Competition 2026 di Auditorium Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Muchtar Basri, Sabtu (10/5/2026) sore.
Rico Waas dalam sambutannya menekankan pentingnya peran teknologi dalam menjawab berbagai tantangan zaman. Ia menyatakan bahwa inovasi yang dihasilkan oleh para peserta merupakan langkah nyata dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Baca Juga : Kuliner Halal Aman dan Sehat Kembali Hadir di Mesjid Raya Hingga 16 Juni
"Inovasi teknologi bukan sekadar kompetisi, melainkan solusi nyata untuk masa depan," tegasnya di hadapan para peserta dan undangan yang hadir.
Baca Juga : Kelas Digital di Medan Jadikan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Modern
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Medan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), IWAPI Kota Medan, dan UMSU. Kompetisi ini menjaring peserta dari berbagai level, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa dengan kategori seperti coding, robotik, IoT, dan mobile apps.
Sebelumnya, Ketua Panitia Yoshida Sary menyebutkan, selain kompetisi, acara ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM lokal yang turut meramaikan area kegiatan di sekitar kampus.
Baca Juga : Antisipasi Ancaman Kejahatan Siber, Kombes Bayu Beri Kuliah Umum di UMSU
Daftar Para Pemenang
Baca Juga : Cetak Talenta Digital, Kolaborasi Pemko-IWAPI-UMSU Gelar Medan Coding Competition
Puncak acara penutupan ini adalah pengumuman dan penyerahan hadiah. Suasana pun kian gembira dan penuh tepukan. Pada kategori Unplugged Coding tingkat SD kelas 1–3, Juara 1 diraih Tim 16 dari SDS Sultan Iskandar Muda, disusul Tim 39 dari UPT SDN Percontohan Medan sebagai Juara 2, dan Tim 24 dari SDS Nanyang Zhi Hui sebagai Juara 3. Sementara itu, Harapan 1 diraih Tim 34 dari UPT SDN 060877, Harapan 2 oleh Tim 15 dari SDS St. Antonius V, dan Harapan 3 oleh Tim 22 dari SDS Nanyang Zhi Hui.
Di kategori Robotik Line Follower tingkat SMA/SMK, Tim Winner dari SMA Negeri 2 Medan keluar sebagai Juara 1, diikuti Tim Vector Velocity dari SMA Negeri 1 Medan sebagai Juara 2, serta Tim Adzkia Bot dari SMA Swasta IP Adzkia Medan sebagai Juara 3.
Untuk kategori Scratch tingkat SD kelas 4–6, Juara 1 diraih K-13 dari SDS St. Antonius V Medan, Juara 2 K-84 dari SDS Kemala Bhayangkari 1 Medan, dan Juara 3 K-83 dari SD IT Khairul Iman. Adapun Harapan 1 diraih K-43 dari SDS Namira Medan, Harapan 2 K-07 dari SD Islam Al-Ulum Terpadu Medan, serta Harapan 3 K-32 dari SDS Prestige Bilingual School.
Pada kategori Scratch tingkat SMP, Juara 1 diraih K-82 dari SMP Negeri 10 Medan, Juara 2 K-60 dari SMP Swasta Batari Medan, dan Juara 3 K-77 dari Nakamura School. Posisi Harapan 1 ditempati K-78 dari UPT SMP Negeri 21 Medan, Harapan 2 K-79 dari SMP Swasta Batari Medan, dan Harapan 3 K-46 dari SMP Swasta Nanyang Zhi Hui.
Di tingkat mahasiswa, kategori IoT dimenangkan Tim Synapse Tech dari Universitas Methodist Indonesia sebagai Juara 1, diikuti Tim Smartbin Squad dari Universitas Negeri Medan sebagai Juara 2, serta Tim Warases dari Universitas Sumatera Utara sebagai Juara 3. Sementara Juara Favorit diraih Tim Rupiah Bicara dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Pada kategori Mobile Apps tingkat mahasiswa, Juara 1 diraih Tim Suara Medan dari UMSU, Juara 2 Tim Batak Paling Keren dari Institut Teknologi Del, dan Juara 3 Tim UMPAB Pioner dari Universitas Pembangunan Panca Budi. Adapun Juara Favorit diraih Tim Marsiadapari dari Institut Teknologi Del.
Sementara itu, pada kategori E-Sport tingkat SMA/SMK, Juara 1 diraih Tim Pelajar dari WR Supratman 2, Juara 2 oleh tim NAC dari SMK Negeri 1 Stabat, dan Juara 3 oleh tim ANG ANG ANG dari MAN 1 Medan.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
