Nusantaraterkini.co,MEDAN-Secara kumulatif sampai dengan Triwulan III-2025, ekonomi Sumatera Utara (Sumut) mengalami pertumbuhan sebesar 4,63 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 11,41 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 10,93 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut merilis, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Real Estat yaitu sebesar 8,24 persen. Lapangan usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian Sumatera Utara adalah Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh sebesar 1,90 persen, Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor tumbuh sebesar 3,66 persen; Industri Pengolahan tumbuh sebesar 3,24 persen; dan Konstruksi sebesar 3,94 persen.
Kepala BPS Sumut Asim Saputra, Jumat (7/11/2025), memaparkan, perekonomian Sumut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan III-2025 Atas Dasar Harga Berlaku mencapai Rp 315,56 triliun dan Atas Dasar Harga Konstan 2010 mencapai Rp 168,17 triliun.
Baca Juga : Ekspor Sumut Relatif Aman di Tengah Perang Dagang AS vs China
"Sementara ekonomi Sumut Triwulan III-2025 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 2,11 persen (q-to-q)," ujar Asim Saputra.
Data BPS Sumut lainnya, menunjukkan, struktur ekonomi di Pulau Sumatera secara spasial pada Triwulan III-2025 didominasi oleh beberapa provinsi di antaranya Provinsi Sumatera Utara memberikan kontribusi terhadap PDRB di Pulau Sumatera sebesar 23,58 persen, Provinsi Riau sebesar 22,95 persen; Provinsi Sumatera Selatan sebesar 13,85 persen, dan Provinsi Lampung sebesar 10,13 persen. Sementara kontribusi terendah adalah Provinsi Bengkulu sebesar 2,07 persen.
Struktur PDRB
Struktur PDRB Sumut menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan III-2025 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Sumatera Utara masih didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 25,85 persen; diikuti oleh Perdagangan Besar-Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 19,00 persen; Industri Pengolahan sebesar 18,64 persen; dan Konstruksi sebesar 11,99 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumatera Utara mencapai 75,48.
Baca Juga : Tingkat Pengangguran di Sumut Turun Menjadi 5,32 Persen
Struktur PDRB Sumut menurut Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku Triwulan III-2025 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Sumatera Utara masih didominasi oleh Komponen PK-RT sebesar 50,59 persen; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 42,38 persen;
Komponen PMTB sebesar 27,10 persen, Komponen PK-P sebesar 5,18 persen; Komponen PKLNPRT sebesar 0,85 persen dan Komponen Perubahan Inventori sebesar 0,84 persen. Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDRB Pengeluaran memiliki peran sebesar 26,94 persen.
(emn/nusantaraterkini.co)
