Ferry Latuhihin: Gibran Sosok Tokoh Muda yang Bisa Menyuarakan dan Mendengarkan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Bagi Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, Ferry Latuhihin mengatakan jika Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut dua, Gibran Rakabuming adalah sosok tokoh muda yang bisa menyuarakan suaranya.
Baca Juga : Mahasiswa Sumut Temui Wapres Gibran, Dorong Hari Ulos Nasional Masuk UNESCO
“Ada tokoh muda yang bisa suarakan suara saya, dia lebih acceptable, lebih open mind. Saya sebagai ekonom tentu setiap ide-ide saya pengen didengerin, nggak dicuekin. Tapi begitu saya melihat Mas Gibran bergabung dengan paslon dua dan menjadi cawapresnya Bapak Prabowo, oke, saya gabung dengan Dewan Pakar,” katanya usai Diskusi Evaluasi Debat Cawapres di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/12/2023).
Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat
Ferry menyebutkan, bahwa Gibran orangnya juga mau mendengarkan. Hal ini tidak bisa disamakan dengan generasi Cawapres dengan nomor urut tiga, Mahfud MD.
“Mereka (generasi Mahfud MD) nggak asik, dengan pikirannya bahwa mereka yang benar, orang lain salah, gue doang yang benar,” tegasnya.
Baca Juga : Gibran Ingin Temui Rivalnya di Pilpres, Relawan TKN: Contoh Baik Sebagai Kader Bangsa
Kemudian, Ahli Ekonomi ini menyebutkan akronim yang digunakan oleh Gibran mengenai State of Global Islamic Economy (SGIE) sah-sah saja, tanpa perlu menjelaskan kepanjangan dari akronim tersebut.
Baca Juga : Pengamat: Pertemuan Rosan ke Megawati hanya Sekedar Silahturahmi Saja
“Misalnya akronim itu kayak Bank BCA, masa sih gua mesti terangin lagi BCA itu Bank Central Asia, itukan pengetahuan umum, jangan nyari-nyari, itu sudah hal yang bisa,” jelasnya.
Ferry mensyukuri saat ini generasi saat ini sudah dikuasai generasi millenial bukan generasi baby boomer yang tinggal sedikit.
Baca Juga : Farras Alam Majid: Tokoh Muda Simbol Bangkitnya Pemuda dan Gerakan Politik Intelektual
“Generasi sampeyan (milenial) yang paling besar, yang masih mau mendengarkan ide-ide yang bagus, produktivitas tinggi, oleh karena itu saya bilang saya gabung dengan Dewan Pakar karena ada anak muda yang mau mendengarkan,” terangnya.
Baca Juga : PC SEMMI Madina Ingatkan Atika Terkait Janji Basi
(mr6/nusantaraterkini.co)
