Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gandeng Dunia Outbound Kita, BPODT Bangun Camping Ground 3,5 Hektare di Toba Caldera Resort

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumut Bobby Nasution saat berkunjung ke kawasan Toba Caldera Resort (TCR). (Foto: dok BPODT)

Nusantaraterkini.co, TOBA - Dalam rangka pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Danau Toba, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Dunia Outbound Kita sebagai investor dalam pembangunan Camping Ground dan Glamping seluas 3,5 hektar di kawasan Toba Caldera Resort (TCR).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya BPODT untuk mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Danau Toba, khususnya ke TCR sebagai salah satu destination management area yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional.

Proyek glamping ini akan menghadirkan pengalaman menginap di alam terbuka dengan sentuhan kenyamanan dan keunikan khas kawasan Danau Toba, dikelilingi oleh hutan pinus dan panorama langsung menghadap danau.

BACA JUGA: Menteri Pariwisata Dorong Geopark Kaldera Toba Kian Berkembang sebagai Destinasi Wisata

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dalam kunjungannya didampingi Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Raja Malem Tarigan dan Direktur Dunia Outbound Kita M Azhim Bakhri G sangat mendukung pengembangan destinasi pariwisata berbasis alam dan budaya ini.

BACA JUGA: Gubsu Bobby Nasution Minta Dukungan Pemerintah dan Masyarakat Samosir terkait Revalidasi Geopark oleh UNESCO

Dia menyampaikan keinginannya untuk hadir dan menginap bersama keluarga pada saat peresmian/launching kawasan ini.

Direktur Utama BPODT, Jimmy Bernando Panjaitan menyampaikan, bahwa kemitraan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membuka lebih banyak peluang investasi dan menciptakan atraksi wisata baru yang relevan dengan tren ekowisata dan quality tourism.

“Kami berharap kehadiran glamping dan camping ground ini tidak hanya menjadi destinasi baru, tapi juga mendorong multiplier effect bagi masyarakat sekitar, UMKM, dan perekonomian kawasan Danau Toba secara keseluruhan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/7/2025).

Pembangunan telah dimulai pada pertengahan tahun ini dan ditargetkan siap beroperasi serta menerima tamu pada Agustus 2025.

(Akb/Nusantaraterkini.co)