Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gimmick Gibran Bagian dari Strategi, Ade Jona: Hal Wajar Dalam Politik

Editor :  Akbar
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka (kanan) saat debat Cawapres kedua yang dilaksanakan KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (21/1/2024) saat mendengarkan Prof Mahfud MD.

Gimmick Gibran Bagian dari Strategi, Ade Jona: Hal Wajar Dalam Politik

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Gimmick dari Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka merupakan bagian dari strategi. Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona mengatakan hal yang wajar dalam politik.

Gimmick tersebut, katanya, ditampilkan Gibran saat debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Minggu (21/1/2024) kemarin. Hal tersebut, kata Ade Jona merupakan hal yang wajar dalam politik.

Baca Juga : Ade Jona Prasetyo Optimistis Bisa Meraih Kemenangan Sekali Putaran

Secara keseluruhan, kata Ade Jona, secara keseluruhan penampilan Gibran dalam debat tersebut pantas mendapat apresiasi. Meskipun atas Gimmick tersebut Feedback nya menuai pro dan kontra.

"Apapun ceritanya, penampilan Mas Gibran dalam debat tersebut harus diapresiasi," ungkapnya.

Dirinya juga mencoba menyelaraskan pandangannya dengan menggarisbawahi bahwa dalam konteks politik, setiap langkah dan penampilan memiliki nuansa yang strategis.

Baca Juga : Ade Jona: Jangan Sampai Tidak Gunakan Hak Suara pada Pemilu 2024

Terrmasuk penggunaan gimmick. 

Namun, yang paling penting adalah bagaimana substansi yang disampaikan Gibran dalam debat. 

"Gagasan yang disampaikan Gibran menjawab permasalahan yang terjadi di publik, terkhusus pada upaya reformasi agraria melalui digitalisasi yang memang perlu dilakukan," ucapnya. 

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Daulay menambahkan, apabila ada yang menyatakan gimmick yang ditampilkan Gibran sebagai bentuk kurangnya etika, hal itulah yang tidak pantas disampaikan. 

Menurutnya, Gibran sangat bersikap sopan. Dirinya bertanya sesuai topik dan tidak melakukan tindakan asal-asalan. "Jika ada yang tidak bisa menjawab, itu hanya menunjukkan kelemahan lawan debat yang tidak siap," pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat