Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Habiskan Dana Rp 6,5 Miliar, Jalan yang Menghubungkan Langkat-Kota Binjai Sudah Berlubang, Warga : Belum Sebulan

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi jalan yang menghubungkan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, tepatnya di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini sudah hancur dan berlubang, Sabtu (13/1/2024).

Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Belum genap sebulan diperbaiki, ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, tepatnya di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kini sudah hancur dan berlubang.

Tak hanya berlubang, jalan yang diperbaiki dengan cara ditambal sulam ini, juga sudah bergelombang.

Perbaikan jalan ini pun dikerjakan oleh CV Alfira Sari dengan pagu Rp 6,5 Miliar dari P-APBD Kabupaten Langkat.

Baca Juga : Akses Terhambat, Warga Keluhkan Kondisi Jalan Komplek Deli Asri yang Rusak Parah

Anehnya, dalam perbaikan tersebut, pemborong diduga tak menyertakan plang atau papan pagu proyek.

Dengan anggaran yang cukup besar, semestinya masyarakat dapat menikmati jalan itu dengan nyaman.

Sedangkan itu, warga Desa Sendang Rejo, bernama Safri, mengherankan pengerjaan jalan tersebut.

Baca Juga : Kondisi Jalan Memprihatinkan, Pengguna Jalan Harapkan Perbaikan Segera

"Seingat kami, akhir Desember 2023 kemarin dikerjakan. Belum sebulan dikerjakan kok sudah berlubang-lubang lagi. Kalau untuk kepentingan masyarakat banyak, janganlah seperti itu hasil pengerjaannya," ujar Safri, Sabtu (13/1/2024).

Lanjut Safri, ia dan warga lainnya menyebutkan, perbaikan jalan tersebut terkesan asal jadi dan sarat dengan dugaan markup. Selain kualitas pengerjaannya yang kurang baik, papan informasi proyek diduga tak terlihat.

Dengan kondisi jalan yang kembali berlubang, dapat menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.

"Taunya masyarakat jalan ini sudah bagus aja. Tapi karena lubang-lubang itu, bisa aja pengguna jalan mengalami kecelakaan. Kami berharap agar dinas terkait meninjau kembali proyek ini," ujar Safri.

Sementara, dinas terkait dalam hal ini Kepala Dinas PUPR Kabupaten Langkat, Khairul Azmi belum memberikan komentarnya. Meski wartawan sudah berupaya menghubungi dan melayangkan pesan singkat melalui pesan singkat WhatsApp. (rsy/nusantaraterkini.co)