Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Herman Deru Instruksikan Pengurus BKOW Sumsel Jeli Inventarisasi Organisasi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menerima audiensi Ketua BKOW Sumsel, Lidyawati Cik Ujang dan pengurus lainnya di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026). (Foto: Pemprov Sumsel)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru, menginstruksikan pengurus Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel untuk jeli menginventarisasi 53 organisasi anggota sebelum pelantikan resmi pada, Selasa (9/6/2026).

Langkah ini diperlukan agar kepengurusan baru di bawah pimpinan Lidyawati Cik Ujang, dapat segera menjalankan roda organisasi secara optimal dan terukur.

Baca Juga : Gubernur Sumsel Siapkan Seleksi Terbuka Guru SLB dan SMAN Hayza Nur Ilmi

“BKOW adalah organisasi yang keren karena masing-masing organisasi memiliki AD/ART sendiri dan diwadahi dalam BKOW. Saya sarankan sebelum dilantik, inventarisasi terlebih dahulu organisasi wanita apa saja yang bernaung di BKOW,” ujar Deru.

Baca Juga : Herman Deru Targetkan SLB dan SMAN Hayza Nur Ilmi jadi Sekolah Unggulan di Sumsel

Dalam audiensi tersebut, Lidyawati didampingi pengurus lain seperti Meita Hipson dan Krisna Dewi melaporkan SK kepengurusan yang telah ditandatangani Gubernur.

“Perbedaan aturan tiap organisasi anggota menuntut pola manajerial yang khusus. Sebab, tugas dan cara kita dalam mengelola organisasi ini berbeda, harus jeli sejak awal. Kita memilah dan memilih,” tegasnya.

Baca Juga : Warga Serbu Pasar Murah IWAPI Sumsel di Ilir Barat I Palembang

Ia juga menyoroti karakter heterogen organisasi ini yang membawahi puluhan kelompok wanita dengan latar belakang beragam, namun memiliki tingkat pendidikan yang setara.

“Memang begitulah kondisi BKOW yang berisi organisasi-organisasi dengan karakter yang heterogen. Berbeda dengan organisasi yang homogen. Namun demikian, hal baik dari BKOW adalah organisasi ini beranggotakan orang-orang dengan latar belakang pendidikan yang relatif setara,” katanya.

Mengingat besarnya jumlah anggota, Deru berpesan agar para pengurus mengedepankan kesabaran dan ketangguhan dalam menghadapi dinamika internal organisasi.

Ia berharap BKOW ke depan mampu menjadi wadah sinergi yang kuat guna mendukung pemberdayaan perempuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Sumatera Selatan.

“Melalui manajemen yang solid, lembaga ini diyakini dapat menjalankan peran strategisnya secara lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat,” imbuhnya.

Komitmen pengurus harus segera ditindaklanjuti sesuai arahan Gubernur, yakni mengenai pendataan organisasi sebelum prosesi pelantikan dilaksanakan.

(Tia/Nusantaraterkini.co)