Nusantaraterkini.co, MEDAN - Sekretaris Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Anwar Fahmi Siregar mengkritik minimnya pembangunan di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) setelah satu tahun lebih kepemimpinan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution.
Dalam keterangannya, putra asal Tabagsel ini menilai, hingga saat ini masyarakat di sana belum merasakan dampak pembangunan yang signifikan, baik dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun penguatan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Sebanyak 1.015 Pelari Ikuti Trail of The Kings UTMB, Mengitari Danau Toba
“Kami sebagai pemuda Tapanuli Bagian Selatan melihat, sampai hari ini pembangunan di kawasan Tabagsel masih sangat minim. Harapan besar masyarakat terhadap pemerataan pembangunan di Sumatera Utara belum sepenuhnya terjawab,” ujarnya.
Baca Juga : Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026
Selain itu, dia juga menyoroti janji Bobby Nasution yang sebelumnya menyampaikan akan berkantor selama tiga bulan di Tabagsel. Menurutnya, janji tersebut hingga kini masih sebatas wacana dan belum terealisasi secara nyata.
“Pernyataan untuk berkantor selama tiga bulan di Tapanuli Bagian Selatan sempat memberikan harapan besar bagi masyarakat. Namun sampai sekarang masyarakat belum melihat realisasi dari komitmen tersebut. Jangan sampai kepercayaan publik hilang karena janji yang tidak ditepati,” lanjutnya.
Baca Juga : HMI Sumut hingga PB HMI Tegaskan tak Ada Unjuk Rasa Korupsi Covid-19 oleh HMI di Kantor Golkar!
Anwar menegaskan, masyarakat tidak membutuhkan sekadar narasi atau kunjungan seremonial, melainkan langkah konkret dalam membangun kawasan Tabagsel yang selama ini dinilai tertinggal dibanding beberapa wilayah lain di Sumatera Utara.
Baca Juga : Geruduk Polda Soal Dugaan Kriminalisasi Masyarakat Adat, HMI Sumut: Setop dan Evaluasi Polres Simalungun!
Anwar juga meminta Pemerintah Provinsi Sumut untuk lebih serius memperhatikan kondisi jalan, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah Tabagsel.
“Kami berharap pemerintah hadir dengan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat Tapanuli Bagian Selatan. Potensi daerah kami sangat besar, tetapi membutuhkan perhatian dan keseriusan pemerintah untuk mengembangkannya,” tutupnya.
(Tim/nusantaraterkini.co)
