Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mendorong kepala daerah memberikan pendampingan khusus terhadap pengembangan usaha ultra mikro kelompok ibu-ibu PKK di daerah. Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bengkulu itu mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang meminta bunga pembiayaan program PNM Mekaar diturunkan menjadi maksimal 9 persen.
“Pemerintah daerah perlu menindaklanjuti keputusan Presiden tersebut dengan menyiapkan ekosistem kelompok usaha dan unit bisnis ultra mikro di setiap desa. Tentunya dengan memaksimalkan kelompok ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK),” ujar Sultan, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga : Sultan Najamudin: Idul Adha Jadi Momentum Perkuat Kekeluargaan di DPD RI
Menurut Sultan, kebijakan penurunan bunga pembiayaan bagi usaha ultra mikro merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan, khususnya pelaku usaha perempuan di daerah.
Baca Juga : Harga Sapi Diprediksi Naik, Firman Soebagyo Soroti Biaya Solar Industri dan Ancaman Impor
“Keputusan Presiden tersebut merupakan wujud keberpihakan politik ekonomi kerakyatan dan perhatian negara terhadap produktivitas industri kreatif milik kelompok usaha ibu-ibu di daerah,” katanya.
Sultan juga menilai Permodalan Nasional Madani memiliki pengalaman panjang dalam pembiayaan usaha ultra mikro hingga menengah. Karena itu, ia mengusulkan agar program pembiayaan tersebut diintegrasikan dengan program Koperasi Desa Merah Putih.
Baca Juga : Listrik Sumatera Padam Berjam-jam, Ketua DPD Minta PLN Evaluasi Total Sistem Kelistrikan Nasional
“Kita ingin program pembiayaan ini dapat direalisasikan secara terintegrasi dengan program Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.
Baca Juga : Ketua DPD: Pembatasan Kunjungan Taman Nasional Komodo Rugikan Pariwisata Nasional
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani Mekaar diturunkan hingga di bawah 9 persen guna memperkuat akses permodalan bagi pelaku usaha ultra mikro di Indonesia.
(LS/Nusantaraterkini.co)
