Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut) di Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang, layak masuk daftar kandang tim nasional Indonesia. Ia menyebut ada tiga alasan utama yang membuat stadion berkapasitas 25.750 penonton itu pantas menggelar laga internasional.
Alasan pertama, kata Erick, terletak pada fasilitas stadion yang dirancang khusus untuk sepak bola. Arena ini baru rampung beberapa bulan lalu dengan konsep modern, mulai dari kualitas rumput, pencahayaan stadion, hingga ruang ganti pemain yang disebut setara dengan standar turnamen besar dunia.
"Kadang stadion kita dipakai juga untuk atletik, jadi kualitasnya bercampur. Tapi stadion ini spesial untuk sepak bola," ujar Erick usai menyaksikan laga Piala Kemerdekaan 2025 di stadion utama Sumut, Senin (18/8/2025) malam.
Baca Juga : Laga Timnas Indonesia U-17 Kontra Mali U-17, Stadion Utama Sumut Dipenuhi Penonton
Kedua, keseriusan pemerintah daerah. Erick menyebut dukungan Gubernur, Bupati, hingga jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten sangat terasa dalam pembangunan dan pengelolaan stadion ini.
Ia bahkan menyinggung rencana revitalisasi Stadion Teladan di Medan yang akan menambah sarana latihan timnas.
"Keseriusan daerah luar biasa. Kalau PSSI mengecewakan pemerintah daerah, sama saja kami mengecewakan masyarakat," katanya.
Adapun alasan ketiga adalah antusiasme penonton. Dalam dua hari terakhir, saat Timnas U-17 bertanding, jumlah penonton tembus 22 ribu orang.
Menurut Erick, angka itu jarang ditemui di daerah lain untuk level turnamen kelompok umur.
"Untuk pertandingan U-17 internasional, hampir tidak ada daerah yang penontonnya sepadat di Sumatera Utara," ucapnya.
Baca Juga : Skor 2-1 Bertahan, Mali U-17 Juara Piala Kemerdekaan 2025
Dengan tiga penilaian itu, Erick memastikan PSSI akan membahas kemungkinan menjadikan Stadion Utama Sumut sebagai kandang timnas dalam forum internal. Ia juga membuka ruang dialog dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
"Saya harapkan nanti Pak Gubernur bisa datang ke Jakarta untuk mendiskusikan kerja sama lebih jauh," ujar Erick.
(cw7/nusantaraterkini.co)
