Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Kompor meledak di area dapur diduga kuat menjadi pemicu utama kebakaran yang melanda restoran Gyukaku di lantai 1 Palembang Indah Mall (PIM), Jalan Letkol Iskandar, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang pada, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 18.40 WIB.
Peristiwa yang memicu kepulan asap hitam tebal dan kepanikan massal pengunjung tersebut langsung direspons oleh tim gabungan yang berhasil menjinakkan kobaran api secara total pada pukul 19.19 WIB. Namun, meski telah padam kepastian penyebab mutlaknya masih harus menunggu hasil penyelidikan mendalam pihak berwajib.
Baca Juga : Dukung Penyelidikan Kebakaran, Manajemen PIM Minta Pengertian Masyarakat Selama Proses Pemulihan
"Benar adanya peristiwa kebakaran di salah satu restoran di PIM. Ketika kita mendapati laporan, kita langsung mendatangi TKP," ujar Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Fauzi Saleh saat dikonfirmasi via telepon.
Baca Juga : Mall Palembang Dipenuhi Kepulan Asap, Ribuan Pengunjung Berhamburan Keluar
Fauzi memaparkan jika indikasi awal mengenai kegagalan fungsi alat memasak tersebut, didapat dari hasil pemeriksaan sementara di titik awal munculnya api pada bagian belakang restoran.
Sinergi taktis antara petugas internal PIM, personel Pemadam Kebakaran (PBK), serta jajaran Polsek IB I Palembang membuat rambatan api dapat langsung disekat sehingga tidak meluas ke tenan lain di dalam pusat perbelanjaan.
"Api sudah berhasil dipadamkan. Namun, api berasal dari apa masih dalam penyelidikan kami. Dugaan sementara karena kompor meledak," terangnya.
Saat ini, kepolisian telah mengamankan lokasi sekitar kejadian untuk memastikan status area benar-benar steril dari aktivitas publik selama proses pengumpulan fakta hukum berlangsung.
Sejumlah personel kepolisian juga disiagakan guna mendalami keterangan dari para karyawan restoran maupun saksi mata yang mengetahui persis detik-detik awal sebelum asap hitam membubung tinggi ke langit-langit mal.
"Anggota kami masih di lapangan untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan mengambil keterangan dari saksi-saksi guna mengetahui kronologi pasti terkait peristiwa kebakaran ini," pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
