Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Luhut Siahaan Dukung Revisi Perpres 83/2024 dan Tata Kelola MBG

Editor :  hendra
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Luhut Parlinggoman Siahaan. (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui rencana revisi Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 sekaligus penerbitan Peraturan Presiden baru mengenai tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini dinilai akan meningkatkan efektivitas program prioritas nasional terkait gizi masyarakat.

Advokat nasional dan pengamat kebijakan, Luhut Parlinggoman Siahaan, menyambut positif inisiatif pemerintah tersebut. Menurut Luhut, revisi Perpres 83/2024 sangat penting untuk memperjelas struktur organisasi BGN, memperkuat fungsi tiap unit, serta meningkatkan kapasitas pengawasan program pemenuhan gizi nasional. “Langkah ini sangat tepat. Penguatan BGN akan memastikan seluruh program gizi, termasuk MBG, berjalan akuntabel, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Luhut menilai Perpres tata kelola MBG akan menjadi panduan operasional yang jelas bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan aturan yang lebih terstruktur, makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui dapat tersalurkan secara higienis, aman, dan tepat waktu.

Baca Juga : Marak Kasus Keracunan MBG, Advokat Somasi Presiden Mendesak Kepala BGN Dicopot

“Koordinasi antar lembaga, termasuk BGN, Kementerian Kesehatan, BPOM, dan pemerintah daerah, harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik dan penguatan sumber daya manusia, program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Luhut. 

Menurutnya, dukungan penuh pemerintah terhadap program MBG sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia dan membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, serta berdaya saing.

Program MBG menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk mencetak generasi yang unggul, sehat, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Baca Juga : Luhut Parlinggoman Siahaan : Reformasi Polri Dinilai Perlu Libatkan Pihak Eksternal

(AKB/nusantaraterkini.co).