Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Masuki Tahap Finalisasi Latihan, Atlet Binaraga Sumut tak Lagi Konsumsi Karbohidrat Demi Hasil Terbaik di PON 2024

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seorang atlet Binaraga Sumut sedang menjalankan latihan persiapan PON

nusantaraterkini.co, MEDAN - Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Binaraga Fitnes Indonesia (PBFI) Sumatera Utara, Muhammad Tomy Kurniawan, menyatakan bahwa atlet binaraga Sumut siap menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. 

Diwawancarai di Sekretariat Pengprov PBFI Sumut Komplek GOR Serbaguna Dispora Sumut, baru-baru ini, Tomy yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBFI Sumut sekaligus pelatih kepala binaraga Sumut, Arifin, mengungkapkan bahwa saat ini 11 atlet binaraga Sumut sedang menjalani karantina intensif.

"Jauh-jauh hari kita sudah siap, sekarang mereka sedang dalam karantina dan pemusatan latihan di Setia Budi," ujar Tomy, Sabtu (27/7/2024).

Baca Juga : Timnas U-17 Fokus Uji Pemain di Turnamen Piala Kemerdekaan 2025

Diakui Tomy, di awal para atlet sempat terkendala dengan tempat latihan dan peralatan yang tak memadai. Namun, hal itu kini sudah teratasi berkat kedekatan para pelatih hingga pengurus Pengprov PBFI Sumut dengan para pemilik gym. Para atlet kini berlatih bergantian di empat gym dengan fasilitas memadai di Kota Medan, termasuk di Plaza Lippo.

"Kami sempat menghadapi kendala dengan peralatan latihan yang belum terealisasi sejak pengajuan pada tahun 2022. Kami harus pindah-pindah dari satu gym ke gym lainnya karena penggunaan gym komersial seringkali terbatas oleh aktivitas pelanggan umum," ucap Tommy yang juga dikenal dengan Tommy Min Chung.

Baca Juga : Cukur Madura United 5-0, Persib Bandung Kian Kokoh di Puncak Klasemen Super League

Arifin menambahkan bahwa para atlet saat ini sedang menjalani diet ketat tanpa karbohidrat, dengan konsumsi protein yang sangat tinggi. 

"Mereka tidak makan karbohidrat sama sekali, hanya protein full, tiap atlet konsumsi dada ayam 2 kilogram setiap hari, tanpa kulit. Latihan juga dua kali sehari dengan intensitas tinggi," jelas Arifin yang sesekali menimpali Tomy.

Pada tahun 2023 lalu, Tomy mengatakan, tim binaraga Sumut telah melakukan tryout di Kejuaraan Asia Tenggara di Batam dan berhasil meraih peringkat kedua, dengan empat emas, satu perak, dan satu perunggu. Prestasi ini dilanjutkan dengan kesuksesan di Kejuaraan Dunia di Korea Selatan pada Maret 2023, di mana mereka membawa pulang medali perak dan perunggu.

Baca Juga : Alhamdulillah, Shin Tae-yong Perpanjang Kontrak Tangani Timnas Indonesia hingga 2027

"Jika melihat prestasi para atlet Sumut, mereka sudah berada di tingkat dunia, bukan hanya Asia. Peningkatannya signifikan, baik dari segi fisik, mental, etika, dan disiplin, yang dari awal kita tanamkan ke mereka. Dalam fase finishing ini, kami sangat menjaga kondisi tubuh mereka agar tetap optimal," ungkap Tomy lagi.

Di sisi lain, atlet binaraga Sumut memiliki peluang besar untuk meraih emas di kejuaraan Asia Tenggara di Batam, Kepulauan Riau, pada bulan Agustus 2024 mendatang. Namun, karena waktunya berdekatan dengan jadwal PON 2024, PBFI Sumut memutuskan untuk tidak menurunkan atletnya demi menghindari risiko.

Menurut Tomy, atlet yang bertanding memerlukan fase loading yang membutuhkan waktu tiga bulan untuk pemulihan, sehingga akan berisiko bagi atlet itu mengikuti kompetisi Asia Tenggara di Batam.

Baca Juga : Laga Perdana Liga Inggris Tersaji di Akhir Pekan Ini, Man United Main Sabtu Dini Hari

Tomy juga menyebutkan peran penting Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, dalam kemajuan binaraga Sumut. "Tanpa dukungan beliau, mungkin binaraga tidak akan sebaik ini. Beliau selalu memotivasi dan mendukung para atlet, bahkan mengirim mereka ke kejuaraan Asia dan dunia," ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, Tomy optimistis tim binaraga Sumut akan meraih emas di PON 2024. "Kami fokus pada emas, tidak peduli dengan keterbatasan yang ada. Target kami adalah enam emas, paling tidak lima, kendati tak menutup kemungkinan lebih banyak lantaran kami yakin atlet kami semua punya potensi," ungkapnya.

Nomor yang akan dipertandingkan di PON 2024 meliputi delapan kategori binaraga (55 kg, 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, 80 kg, 85 kg, dan 85+ kg). Selain itu, terdapat dua kategori men's sport physique, yaitu up to 70 kg dan over 70 kg, serta men's athletic physique up to 175 cm dan eksibisi women model physique. 

Baca Juga : Jadwal Moto3 Hungaria 2026 Hari Ini: Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9, Hadapi Hukuman Long Lap Penalty

Sumatera Utara sendiri akan fokus pada tujuh kategori. PBFI Sumut tidak mengikuti kelas 75+ karena kekurangan atlet binaraga untuk kelas tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co)