Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Medan Bidik Status Tuan Rumah AFF U-20, Rico Waas Instruksikan Percepatan Renovasi Stadion Teladan

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan Rico Waas meninjau progres renovasi Stadion Teladan Medan, Senin (16/2/2026).(foto:diskominfomedan)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Harapan Sumatera Utara untuk menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara kini bertumpu pada penyelesaian renovasi Stadion Teladan. Wali Kota Medan, Rico Waas, memberikan instruksi tegas agar pengerjaan fasilitas olahraga tersebut dipacu lebih cepat guna memenuhi standar verifikasi AFF U-20 yang dijadwalkan berlangsung Juni mendatang. 

Dalam tinjauan lapangannya, Senin (16/2/2026), Rico menegaskan bahwa porsi pekerjaan yang didanai oleh APBD Kota Medan telah mencapai target 100 persen, sehingga estafet penyelesaian kini berada di tangan kementerian terkait untuk menyempurnakan sisa infrastruktur yang ada. Potensi ekonomi dari kunjungan suporter mancanegara, terutama dari negara jiran, menjadi motif kuat di balik desakan percepatan ini. 

Baca Juga : AFF U19 2026: Singapura Cukur Brunei 4-0 di Laga Pamungkas Grup B

PSSI sendiri berencana melakukan inspeksi mendalam untuk menilai kelayakan stadion sebagai arena laga internasional. Jika target pemasangan kursi penonton dan pembenahan interior selesai dalam tiga bulan ke depan, Medan akan memiliki keunggulan kompetitif sebagai kota penyelenggara karena lokasinya yang sangat dekat dengan basis suporter di Malaysia dan Singapura.

Baca Juga : AFF U19: Susunan Pemain Resmi Singapore vs Brunei Darussalam

​“Struktur bangunan sebenarnya sudah terbangun, tinggal penyelesaiannya. Kami menunggu ini bisa diselesaikan sesegera mungkin. Dari Pemko Medan sendiri yang menjadi bagian kami sudah selesai. Tinggal menunggu pekerjaan kementerian, setelah itu kita lengkapi kebutuhan akhir,” ungkap Rico Waas saat berdiskusi dengan tim teknis di area proyek.

​Meskipun fondasi utama bangunan sudah rampung, tahap finalisasi seperti pemasangan fasilitas pendukung bertaraf internasional masih memerlukan koordinasi ketat agar tidak melampaui tenggat waktu. Revitalisasi ini dipandang bukan sekadar renovasi fisik, melainkan upaya membangun ikon baru yang mampu mengangkat martabat daerah di kancah nasional.

Baca Juga : Kuliner Halal Aman dan Sehat Kembali Hadir di Mesjid Raya Hingga 16 Juni

Komitmen bersama antara pemerintah kota, kementerian, dan otoritas sepak bola menjadi kunci agar ambisi menjadi tuan rumah tidak sekadar menjadi wacana.

Baca Juga : Kelas Digital di Medan Jadikan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Modern

“Kita sudah menunggu sejak tahun lalu. Ini komitmen bersama untuk bangsa dan masyarakat. Stadion ini kebanggaan kita semua, jadi harus bisa sesegera mungkin diselesaikan,” tegas Rico.

 (Emn/Nusantaraterkini.co)