Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Medan Resort City, Daya Tarik Estetika Eropa di Pinggiran Kota Medan

Reporter :  Riski Aulia
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana pemandangan merci raya sebagai daya tarik masyarakat sekitar, Rabu (13/5/2026) (foto: riski aulia/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.coDELISERDANG–Kawasan hunian Medan Resort City (Mercy) yang terletak di Jalan Merci Raya, Desa Delitua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara kini menjadi magnet baru bagi masyarakat Kota Medan yang mencari suasana wisata visual berbeda. Memadukan konsep hunian premium dengan ikon arsitektur kincir angin khas Belanda, kawasan ini setiap harinya ramai dikunjungi warga yang ingin berswafoto maupun sekadar menikmati suasana sore.

Pantauan Nusantaraterkini.co, Rabu (13/5/2026), interaksi antara petugas keamanan dan pengunjung menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban di area publik yang bersinggungan langsung dengan pemukiman warga tersebut.

Baca Juga : Australia Juara Piala AFF U-19 2026 Usai Tekuk Thailand 2-0

Seorang pengunjung asal pusat kota, Andi, mengungkapkan ketertarikannya datang ke lokasi ini didasari oleh rasa penasaran setelah melihat visual bangunan kincir angin yang viral di berbagai platform media sosial. Menurutnya, konsep yang ditawarkan pihak pengelola cukup totalitas dalam menghadirkan atmosfer luar negeri di Deliserdang yang berbatasan langsung dengan Kota Medan.

Baca Juga : Totalitas Suporter Garuda: Gemuruh Dukungan dari Tribun Hingga Menit Akhir

"Memang suasananya beda sekali, arsitekturnya unik dan terasa seperti sedang tidak di Medan. Tadi juga sempat bingung akses masuknya, tapi untungnya diarahkan dengan jelas oleh petugas," ujar Andi.

Menanggapi arus kunjungan yang terus meningkat, petugas keamanan Medan Resort City, Rio, memastikan pihaknya tetap mengedepankan sisi humanis namun tegas dalam menjaga area tersebut. Ia menekankan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya soal keamanan aset, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengunjung agar tetap menghormati privasi para penghuni perumahan.

"Tentu saja kami terbuka bagi pengunjung yang ingin berfoto, terutama di area ikonik kincir angin ini. Namun, kami tetap menjaga agar kenyamanan penghuni tidak terganggu. Biasanya sore hari paling ramai, jadi kami ekstra ketat mengatur lalu lintas dan titik parkir," jelas Rio.

Ia menambahkan, setiap pengunjung diimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan kawasan. Rio menegaskan, pihak keamanan tidak segan memberikan teguran jika ditemukan adanya aktivitas yang melanggar ketertiban umum.

"Silakan dinikmati suasananya, tapi kami harap setiap pengunjung tetap tertib dan tidak membuang sampah sembarangan, agar keindahan lokasi ini tetap terjaga untuk semua orang," tegas Rio mengakhiri pembicaraan.

(Cw5/Nusantaraterkini.co)