Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Menu Makan Bergizi Gratis Program Prabowo Berbeda Tiap Daerah, Dibagi 11 Area: Ini Bocorannya

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menu Makan Siang Bergizi Gratis dalam simulasi KKP di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa (29/10). Foto: Widya Islamiati/kumparan

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaksanakan kajian untuk menentukan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai dengan potensi bahan pangan yang diproduksi di setiap daerah di Indonesia.

Hasil kajian menu program MBG tersebut diungkapkan Mantan Direktur Strategi, Aset, dan Manajemen Risiko ID FOOD sekaligus penulis buku 'Pangan Indonesia' Dirgayuza Setiawan.

Orang kepercayaan Presiden Prabowo Subianto itu mengatakan, program MBG sangat penting dalam pemenuhan gizi masyarakat Indonesia, sebab menunya dirancang berbeda setiap daerah.

Baca Juga : Firman Soebagyo: Penumpukan Beras Terlalu Lama Bisa Picu Kenaikan Harga

"Program Makan Bergizi Gratis sangat penting, karena program ini dibuat secara berbeda. Menu di tempat lain di Indonesia akan berbeda, berdasarkan apa yang dihasilkan di mana," jelasnya saat acara Annual International Forum on Economic Development and Public Policy (AIFED), Selasa (3/12/2024).

Dirgayuza menyebutkan, Badan Pangan Nasional telah melakukan penelitian yang panjang. Hasil kajian itu membagi Indonesia menjadi 11 kawasan, berdasarkan potensi karbohidrat, sayuran, lauk, hingga buah-buahan yang dihasilkan di masing-masing kawasan.

"Tidak setiap kawasan, nasi adalah sumber utama karbohidrat, dan kita harus mempertahankannya, agar kita memiliki produksi makanan yang berbeda-beda dan berkelanjutan di setiap kawasan berdasarkan kemampuan lokal mereka untuk menghasilkan makanan," tuturnya.

Baca Juga : DPR Desak Pemerintah Realisasikan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Daftar Menu Makan Bergizi Gratis di Setiap Daerah Berdasarkan Kajian Bapanas:

Area 1: mayoritas Sumatra

Karbohidrat: Nasi

Lauk: Daging ayam, tahu

Buah: pepaya, manggis

Sayur: kangkung

Area 2: Mentawai

Karbohidrat: Sagu, talas

Lauk: udang, ikan

Buah: pisang, nangka, durian

Sayur: daun pepaya

Area 3: Riau dan Bangka Belitung

Karbohidrat: Sagu

Lauk: udang, ikan

Buah: pepaya, durian, nanas

Sayur: kangkung, timun, terong

Area 4: Kalimantan

Karbohidrat: Talas, singkong

Lauk: ikan, daging sapi

Buah: pisang, rambutan, jeruk

Sayur: wortel, kangkung, sawi hijau

Area 5: Banten – Jawa tengah

Karbohidrat: Nasi, jagung

Lauk: daging ayam

Buah: papaya, jeruk

Sayur: labu, buncis

Area 6: DIY – Jatim

Karbohidrat: Nasi, jagung, singkong

Lauk: udang, ikan, telur, daging

Buah: mangga, alpukat, buah naga

Sayur: kol, kacang panjang, wortel

Area 7: Bali

Karbohidrat: Nasi

Lauk: ikan, tahu

Buah: salak, jeruk, pisang, mangga

Sayur: kangkung, sawi hijau, kacang hijau

Area 8: NTB – NTT

Karbohidrat: Jagung, sorgum

Lauk: daging sapi

Buah: jeruk, pisang, pepaya

Sayur: daun kelor, terong, pepaya

Area 9: Sulawesi

Karbohidrat: Jagung, sorgum

Lauk: daging sapi

Buah: jeruk, pisang, pepaya

Sayur: daun kelor, terong, pepaya

Area 10: Maluku

Karbohidrat: Sagu, jagung, singkong

Lauk: ikan, daging sapi

Buah: pisang, mangga, jeruk, pepaya

Sayur: pare, terong, kangkung

Area 11: Papua

Karbohidrat: Sagu, singkong, ubi jalar

Lauk: ikan, daging sapi, kacang-kacangan

Buah: Matoa, alpukat, jambu biji, duku, mangga

Sayur: buncis, kembang pepaya

(Dra/nusantaraterkini.co).