Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Modus Dukun Gadungan, Lansia di Samosir Kehilangan Uang dan Emas Rp248 Juta, Pelaku Ternyata Teman Sendiri

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Modus Dukun Gadungan, Lansia di Samosir Kehilangan Uang dan Emas Rp248 Juta, Pelaku Ternyata Teman Sendiri. (Foto: ilustrasi AI)

Nusantaraterkini.co, SAMOSIR – Seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Minar Sinaga (76) menjadi korban penipuan dan pencurian yang diduga dilakukan oleh teman dekatnya sendiri di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Akibat peristiwa tersebut, korban kehilangan uang tunai dan sejumlah perhiasan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp248 juta.

Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Edward Sidauruk menjelaskan, kejadian itu berlangsung di Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Kecamatan Nainggolan, pada 30 Mei 2026. Polisi telah mengamankan seorang pelaku berinisial MP (32), sementara seorang pelaku lainnya berinisial IGP (20) masih dalam pengejaran.

Menurut Edward, korban dan MP telah lama saling mengenal karena sama-sama berjualan di Onan Balige. Kedua pelaku diketahui memiliki utang kepada korban. Saat diminta datang ke rumah untuk melunasi utang tersebut, mereka justru diduga merancang aksi penipuan demi menguasai harta korban.

Baca Juga : Sebanyak 1.015 Pelari Ikuti Trail of The Kings UTMB, Mengitari Danau Toba

Modus yang digunakan terbilang licik. Pelaku menghubungi korban melalui telepon dan berpura-pura sebagai seorang dukun yang mengaku mampu mengembalikan uang korban yang pernah hilang pada tahun 2025. Untuk menjalankan ritual tersebut, korban diminta menaruh uang dan perhiasan di rak piring rumahnya.

Karena percaya dengan cerita pelaku, korban mengikuti seluruh arahan tanpa menaruh curiga. Tak lama kemudian, kedua pelaku datang ke rumah korban dengan alasan membahas persoalan utang.

Saat korban lengah, IGP diduga mengambil tas yang berisi uang tunai sekitar Rp29 juta serta berbagai perhiasan yang sebelumnya telah diletakkan di rak piring sesuai arahan dari pelaku yang menelepon.

Baca Juga : Kahiyang Ayu Dorong Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat Sumut

“Pelaku MP menghubungi korban dan mengaku sebagai dukun. Saat berada di dalam rumah korban, IGP memanfaatkan kesempatan untuk mengambil uang dan perhiasan yang telah diletakkan korban,” ujar AKP Edward Sidauruk, Minggu (7/6/2026).

Aksi tersebut akhirnya terungkap pada hari yang sama setelah anak korban mengetahui kejadian tersebut. Anak korban kemudian mencari keberadaan MP dan membawanya ke Polres Samosir untuk diproses secara hukum.

“Pelaku MP diamankan oleh anak korban sesaat setelah kejadian dan kemudian diserahkan ke Polres,” tambah Edward.

Saat ini, polisi masih memburu IGP yang diduga turut terlibat dalam aksi penipuan dan pencurian tersebut. Penyidik juga terus mendalami kasus guna mengungkap kemungkinan adanya barang bukti lain yang belum ditemukan.

(Dra/nusantaraterkini.co)