Nusantaraterkini.co, Medan - Pak ogah Sebabkan Kemacetan panjang di pintu keluar masuk Jalan Tol Bandar Selamat, Sabtu (6/7/2024).
Dari amatan nusantaraterkini.co, antrean kendaraan di pintu keluar masuk Gerbang Tol Letda sujono mencapai 1,2 Km lebih.
Baca Juga : Warga Medan Ragukan Efektivitas Operasi Zebra Toba: Takut Justru Tambah Kemacetan
Tak hanya kendaraan melintas, bahkan beberapa pemuda disebut 'pak Ogah' menambah kemacetan lantaran mendahului kendaraan yang membayar.
Baca Juga : Hujan Melanda Kota Medan, Arus Lalin pun Mulai Padat
Sejumlah pengendara mobil harus tertahan menuju tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa dan jalur GT pintu keluar Amplas.
Kemacetan terjadi dari depan RD Columbia Asia Aksara sampai simpang jalan kapten batu sihombing.
Baca Juga : Semrawutnya Parkir Kendaraan Makin Berdampak Macetnya Jalan Timor Medan
Ridwan mengatakan kemacetan ini jarang terjadi, tapi ditambah pak ogah ini, semakin jadi kemacetan yang tak terkendali.
Baca Juga : Kuliner Halal Aman dan Sehat Kembali Hadir di Mesjid Raya Hingga 16 Juni
"Biasa gak pernah jam segini kalau macet, jarang lah terjadi. biasanya sore atau pagi, apalagi kalau banjir biasa itu sih yang membuat macet," ujarnya.
"Maunya polisi ini menertibkan pak ogah ini. Mereka aja yang buat macet," bebernya.
Baca Juga : Kelas Digital di Medan Jadikan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Modern
Diketahui, kejadian ini berlangsung sejak pukul 15.50 WIB, sore hingga pukul 16.40 WIB Sejumlah pengendara masih terjebak Kemacetan dan ditambah lagi volume kendaraan yang terus bertambah.
Kemacetan ini terjadi akibat semua kendaraan memadati jalur tol.
Hingga kendaraan yang berada di belakang tidak bisa mendahului untuk mengalihkan ke pintu keluar jalur lain, mobil berbagai jenis terlihat memadati jalur searah, hingga kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali.
Ditambah lagi banyaknya yang bukan petugas mengatur lalulintas.
Sehingga kendaraan yang diutamakan hanya kendaraan yang ingin memasuki pintu tol.
Kurang nya perhatian petugas membuat kondisi jalan ini menjadi rawan kemacetan.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
