Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Panduan Praktis Menyimpan Daging Kurban di Chiller dan Freezer agar Awet Berbulan-bulan ​

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi menyimpan daging di freezer.(foto: rmol)

Nusantaraterkini.coJAKARTA – Moment Hari Raya Iduladha, masyarakat akan menerima limpahan daging kurban, baik berupa daging sapi, kerbau, maupun kambing. Agar kualitas nutrisinya tetap terjaga, tidak membusuk, dan aman dikonsumsi dalam jangka panjang, proses penyimpanan di dalam kulkas (chiller) maupun pembeku (freezer) wajib diperhatikan secara cermat.

Dilansir RMOL, Kamis (28/5/2026), berikut adalah 5 cara menyimpan daging kurban yang tepat agar awet hingga berbulan-bulan:

Baca Juga : PLN UP3 Padangsidimpuan Tebar Kepedulian Iduladha, Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing untuk Warga

1. Jangan Mencuci Daging Sebelum Disimpan

Baca Juga : PGN Bagikan 955 Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar

Sangat disarankan untuk tidak mencuci daging kurban yang baru diterima jika ingin langsung menyimpannya. Mencuci daging dengan air kran justru dapat memicu pertumbuhan bakteri (cross-contamination) dan menambah kadar air pada daging, sehingga daging menjadi lebih cepat busuk. Bersihkan daging cukup dengan menyekanya menggunakan tisu dapur bersih jika ada kotoran yang menempel.

2. Potong Daging Menjadi Ukuran Kecil (Porsi Sekali Masak)

Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, potong-potong daging menjadi ukuran yang lebih kecil sesuai dengan takaran porsi sekali masak keluarga Anda. Cara ini sangat efektif untuk mempermudah proses pencairan (thawing) nantinya. Mengeluarkan seluruh bongkahan besar daging lalu membekukannya kembali sisa daging yang tidak termasak justru akan merusak kualitas protein dan memicu perkembangan bakteri.

3. Gunakan Wadah Kedap Udara (Food Grade)

Simpan potongan-potongan daging tersebut ke dalam wadah plastik yang bersih, kedap udara, dan berlabel food grade. Jika menggunakan kantong plastik transparan, pastikan udara di dalam kantong telah dikeluarkan secara maksimal sebelum diikat rapat. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya freezer burn, yaitu kondisi permukaan daging mengering dan mengeras akibat terkena kristal es secara langsung.

4. Lakukan Proses Pendinginan Bertahap di Chiller

Jangan langsung memasukkan daging segar ke dalam pembeku (freezer). Biarkan daging beradaptasi terlebih dahulu dengan menyimpannya di dalam chiller (rak kulkas biasa dengan suhu sekitar 2°C hingga 4°C) selama 4 hingga 20 jam. Proses pendinginan secara bertahap ini penting untuk menjaga tekstur daging agar tetap empuk dan tidak mengalami perubahan suhu yang ekstrem (cold shock).

5. Atur Suhu Pembekuan Maksimal di Freezer

Setelah melalui proses pendinginan di chiller, pindahkan wadah daging ke dalam ruang pembeku (freezer). Untuk penyimpanan jangka panjang hingga beberapa bulan, pastikan suhu freezer diatur secara stabil di bawah -18 derajat celcius. Pada suhu beku yang optimal ini, perkembangan mikroorganisme dan aktivitas enzim pembusuk akan terhenti sepenuhnya, sehingga daging dapat bertahan aman untuk dikonsumsi dalam waktu yang lama.

(Emn/Nusantaraterkini.co)