Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Patih Gajahmada, Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton dari Binjai Jadi Terbesar di Sumut

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Patih Gajahmada, Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton dari Binjai Jadi Terbesar di Sumut. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, BINJAI – Peternak asal Kota Binjai kembali mencatat prestasi membanggakan setelah sapi miliknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Iduladha 2026.

Sapi jumbo bernama Patih Gajahmada milik YT Farm tersebut memiliki bobot mencapai 1,2 ton dan disebut-sebut sebagai sapi kurban terbesar di Sumatera Utara tahun ini.

Pemilik YT Farm, Suyanto, mengatakan sapi jenis Pegon hasil persilangan Simental dan Brahman Cross itu telah dirawat secara intensif selama satu tahun terakhir hingga mencapai ukuran ekstrem.

Baca Juga : Presiden Prabowo Salurkan 34 Ekor Sapi Kurban untuk Sumut

“Alhamdulillah, tahun ini kembali dipercaya menjadi penyedia sapi kurban Presiden untuk Sumatera Utara,” ujar Suyanto saat ditemui di kandangnya di Jalan Jamin Ginting, Lingkungan I, Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, beberapa pekan lalu bobot sapi tersebut masih berada di angka 1.114 kilogram. Namun setelah perawatan maksimal dan pola makan bergizi tinggi, beratnya kini diperkirakan telah menyentuh 1.200 kilogram.

Sapi Patih Gajahmada akhirnya dibeli dengan harga Rp143 juta setelah melalui proses negosiasi dengan pihak kepresidenan dan dinas terkait.

Awalnya, YT Farm membuka harga Rp145 juta. Namun setelah pembahasan, disepakati nilai transaksi sebesar Rp143 juta.

Rencananya, sapi kurban Presiden untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara itu akan disembelih di Lapangan Merdeka Kota Binjai pada Hari Raya Iduladha mendatang.

Suyanto mengungkapkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari perawatan rutin yang dilakukan setiap hari, mulai dari memandikan sapi dua kali sehari hingga pemberian pakan dengan kandungan protein tinggi.

Ia juga menceritakan proses seleksi hingga akhirnya sapi miliknya kembali dipilih sebagai hewan kurban Presiden tahun ini.

“Beberapa waktu lalu kami dihubungi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut untuk mengikuti seleksi sapi kurban Presiden. Syukur alhamdulillah kembali terpilih,” katanya.

Nama Patih Gajahmada sendiri dipilih karena postur tubuh sapi yang sangat besar dan gagah.

“Saya lihat bentuk badannya besar seperti gajah, jadi spontan saya beri nama Patih Gajahmada,” ucapnya.

Menariknya, sehari sebelumnya sapi tersebut juga berhasil meraih juara pertama dalam kontes sapi kategori ekstrem jumbo di Kabupaten Simalungun.

Prestasi itu menambah kebanggaan bagi YT Farm. Sebab sejak 2022 hingga 2026, total sudah sembilan ekor sapi dari kandang milik Suyanto terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI.

Dalam suasana haru, Suyanto mengaku teringat kedua orang tuanya yang dahulu mengajarkan dirinya merawat ternak dengan penuh kesabaran dan ketelatenan.

Ia berharap pencapaiannya bisa menjadi motivasi bagi peternak lain di Kota Binjai untuk terus meningkatkan kualitas peternakan sapi lokal.

Selain untuk tingkat Provinsi Sumut, Presiden juga membeli tiga ekor sapi lainnya dari YT Farm untuk daerah berbeda di Sumatera Utara.

Untuk Kabupaten Nias Utara dipilih sapi jenis Limousin berbobot 850 kilogram dengan harga Rp95 juta. Sementara untuk Nias Barat, sapi jenis Simental berbobot 888 kilogram dibeli seharga Rp105 juta.

Sedangkan untuk Kabupaten Mandailing Natal, Presiden memilih sapi Limousin berbobot 940 kilogram dengan nilai transaksi Rp110 juta.

Suyanto menyebutkan seluruh sapi tersebut dijadwalkan akan dikirim ke daerah tujuan masing-masing beberapa hari menjelang Iduladha.

(Dra/nusantaraterkini.co).