Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pemerintah Indonesia Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas-Israel

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta. (Foto: dok GMC)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Hamas dan Israel secara resmi telah sepakat melakukan gencatan senjata di Gaza yang akan diberlakukan mulai Minggu (19/1/2025).

Kesepakatan tersebut, diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani.

Menanggapi ini, Pemerintah Indonesia pun menyambut baik gencatan senjata antara Palestina dan Israel yang baru saja disepakati itu.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menyebutkan, gencatan senjata ini bukan hanya kemenangan bagi Palestina, tetapi juga kemenangan bagi kemanusiaan secara keseluruhan.

"Gencatan senjata ini merupakan kemenangan Palestina, dan yang paling utama adalah kemenangan kemanusiaan," katanya, Jumat (17/1/2025).

Baca Juga: 708 Atlet Palestina Tewas Dibunuh Israel

Menurut dia, bangsa Palestina telah memberikan pengorbanan luar biasa selama 15 bulan perang dan mengubah sejarah perlawanan mereka menjadi perang kemerdekaan.

"Gencatan senjata ini bukanlah akhir, melainkan babak baru perjuangan bangsa Palestina menuju kemerdekaan," ujarnya.  

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia ini menegaskan, bangsa Indonesia yang selama ini mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, bersama seluruh warga dunia yang memiliki semangat yang sama, harus mensyukuri momentum ini sebagai momentum kemenangan keadilan dan kemanusiaan.

"Saya mengimbau umat Muslim di Indonesia untuk melakukan sujud syukur," kata Wamenlu Anis Matta.

Ia berharap gencatan senjata ini dilaksanakan secara konsisten dan komprehensif sesuai dengan isi perjanjian yang telah disepakati.

"Kita juga mendorong masyarakat Indonesia dan masyarakat Internasional ikut berkontribusi untuk membangun kembali Palestina yang telah luluh-lantak karena perang, baik melalui bantuan kemanusiaan, maupun bantuan di bidang infrastruktur, ekonomi, dan sumber daya manusia," ajaknya.

Baca Juga: Prabowo dan Presiden Mesir Kompak Suarakan Gencatan Senjata di Palestina

Anis Matta meminta dunia internasional tidak boleh melupakan kekejaman Israel selama Perang Gaza dan mendukung Majelis Pidana Internasional (ICC) memperjuangkan keadilan bagi korban.

"Israel harus bertanggung jawab atas genosida yang telah mereka lakukan terhadap bangsa Palestina," tegas Anis Matta.

Dukungan pemerintah Indonesia ini, menurut Anis Matta,  merupakan perwujudkan amanat konstitusi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

(cw1/Nusantaraterkini.co)