Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Petugas Gabungan Bersihkan Material Pascabanjir Bandang Agam

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Petugas Gabungan melakukan pembersihan material banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: istimewa)

Petugas Gabungan Bersihkan Material Pascabanjir Bandang Agam

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sehari setelah banjir bandang melanda dua kecamatan di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), petugas gabungan melakukan pembersihan material di wilayah terdampak.

Baca Juga : Pemulihan Pascabencana Sumut Berlangsung Hingga Tiga Tahun ke Depan, Alokasi Anggaran Rp 23,32 Triliun

Adapun sampah yang terbawa arus air antara lain lumpur dan potongan kayu serta sampah rumah tangga. 

Baca Juga : Banjir Bandang dan Longsor di Manduriang, Tujuh Rumah Rusak Berat dan Puluhan Warga Terdampak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait mengerahkan alat berat untuk mengurai dan membersihkan material tersebut, khususnya di sepanjang sungai.

Di samping itu, aparat keamanan berjaga saat eskavator beroperasi di ruang publik untuk kelancaran pembersihan. Dua wilayah kecamatan yang terdampak banjir bandang yaitu Kecamatan Candung dan Sungai Pua.

Baca Juga : Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburan Abu Capai Ketinggian 1.500 Meter

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut tidak mengakibatkan adanya korban jiwa.

Baca Juga : Eddy Soeparno Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumbar, Serahkan Kompor hingga Sarden

"Namun sebanyak 7 KK atau 31 KK warga yang mengungsi ke rumah wali Jorong dan rumah kerabat terdekat," katanya, Sabtu (6/4/2024) malam.

Sedangkan populasi terdampak, BPBD setempat mencatat dalam peristiwa ini sebanyak 261 jiwa dan 69 unit rumah serta beberapa unit kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat terimbas banjir ini.

Baca Juga : Bupati Pasaman Lantik Pj Wali Nagari Koto Rajo dan Koto Nopan

Diketahui, hujan lebat pada Jumat sore (5/4/2024), sekitar pukul 16.00 WIB menyebabkan adanya banjir bandang di Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar. BPBD bersama tim pencarian dan pertolongan melakukan pemantauan dan evakuasi warga.

Baca Juga : TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Muhari mengatakan, satu hari ke depan, wilayah Sumbar masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir dan angin kencang. Sedangkan beberapa wilayah di Kabupaten Agam, hujan ringan hingga petir masih berpotensi terjadi hingga, Minggu (7/4/2024).

"BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap siaga menyikapi potensi hujan tersebut. Mengantisipasi bahaya banjir keluarga dapat mempersiapkan rencana kesiapsiagaannya, seperti memantau potensi hujan di wilayah, secara gotong royong memastikan saluran air bebas dari sampah hingga siaga apabila harus melakukan evakuasi mandiri," pungkasnya.

(zie/nusantaraterkini.co)