Nusantaraterkini.co, MADINA - Penjabat (Pj) Sekda Mandailing Natal (Madina) Afrizal Nasution, melepas keberangkatan 342 jemaah calon haji tahun 2026 di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Panyabungan, Minggu (26/4/2026).
Keberangkatan Kelompok Terbang 6 (Kloter 6) itu turut disaksikan ribuan masyarakat, termasuk keluarga jemaah. Sebelum bertolak ke Asrama Haji Embarkasi Medan, mereka terlebih dahulu mengikuti zikir dan doa dengan harapan diberikan kemudahan dan keselamatan dalam pelaksanaan ibadah haji.
Baca Juga : SMSI Madina Laksanakan Qurban di Masjid Madinatul Mukhlisin
Pj Sekda Madina Afrizal Nasution yang melepas keberangkatan jemaah secara resmi mengingatkan agar para calon haji saling memperhatikan satu sama lain. Dia menekankan pentingnya solidaritas dan siliditas di Tanah Suci yang nantinya akan dipadati jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia.
Baca Juga : Dituduh Rebut Warisan, Sakti Matondang Beberkan Kronologinya
"Kami meminta jemaah untuk saling tolong-menolong selama di Tanah Suci. Marilah kita bermuhasabah diri dan bermunajat kepada Allah SWT agar senantiasa dijauhkan dari marabahaya. Semoga seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh," pesan dia.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaji) Madina Zainul Khobir melaporkan pemberangkatan haji ini merupakan yang pertama di bawah Kemenhaji.
Baca Juga : 1.770 Jemaah Haji asal Sumsel Telah Dipulangkan ke Tanah Air
"Ini adalah tahun pertama Kemenhaji mengambil alih tanggung jawab penuh dalam pemberangkatan jemaah yang sebelumnya berada di bawah naungan Kementerian Agama," kata dia.
Baca Juga : Penerbangan Delay, Kepulangan Jemaah Haji Kloter 2 Medan ke Tanah Air Tertunda
Zainul memerinci jemaah yang berangkat sebanyak 342 orang yang terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan. "Tahun ini, jemaah tertua tercatat atas nama Ibu Painem (90 tahun) dari Desa Tegal Sari, Kecamatan Sinunukan. Sedangkan jemaah termuda adalah Muhammad Yunus (17 tahun) dari Kecamatan Siabu," jelas dia.
(Mra/Nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Miris, Konflik Warisan di Madina Berujung Pembongkaran Makam Kakek-Nenek oleh Cucu Sendiri
