Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Prabowo Jadikan Ketahanan Pangan Isu Penting, Ijeck: Sumut Daerah Penghasil Komoditas Pertanian dan Perkebunan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota DPR RI, Musa Rajekshah. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah menyatakan setuju dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan ketahanan pangan sebagai isu yang sangat penting.

Karena itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) periode 2018-2023 yang akrab disaa Ijeck ini pun menyatakan Provinsi Sumut merupakan salah satu daerah penghasil komoditas pertanian dan perkebunan.

Menurut Ijeck, dalam mencapai cita-cita ketahanan pangan tentu dibutuhkan infrastruktur yang sangat menunjang. Satu di antaranya, kata dia adalah bendungan.

Baca Juga : Bangkit dari Banjir, Abdul Rozzaq Sulap Lahan Penuh Lumpur Menjadi Kebun Cabai Produktif

"Seperti diketahui, bila Presiden Prabowo sedang fokus untuk mencapai ketahanan pangan dan di beberapa daerah Sumatera Utara itu memiliki komoditas pertanian dan perkebunan. Mohon izin saat saya menjadi Wakil Gubernur Sumut saya juga melihat kinerja pembangunan dari Kementerian PU. Bendungan yang berfungsi untuk mengairi irigasi komoditas pertanian adalah salah satu sarana yang dapat mewujudkan cita-cita ketahanan pangan," ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).

Oleh karena itu, Ijeck memaparkan, terdapat beberapa bendungan di Sumut yang sudah dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II.

"Terdapat tujuh bendungan di Sumut yang sudah dibangun seperti misalnya Bendungan Sei Wampu di Kabupaten Langkat, kemudian Bendungan Sei Serdang di Kabupaten Deliserdang, Bendungan Sei Padang di Kabupaten Deliserdang. Kemudian ada Bendungan Sei Silau di Kabupaten Asahan, Bendungan Sidilanitano di Kabupaten Tapanuli Utara, Bendungan Sitakkurak di Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Bendungan  Aek Sigeaon di Tapanuli Utara," jelasnya. 

Baca Juga : Dinkes Catat Angka TBC di Sumsel Tembus 6.699 Kasus per Mei 2026, Palembang Terbanyak

Ketua Partai Golkar Sumut ini menambahkan, meski bendungan itu sudah dibangun, namun sampai saat ini fungsi irigasi dari Bendungan belum sepenuhnya berfungsi. Untuk itu, Ijeck mempertanyakan kepada Menteri PU kapan bendungan tersebut bisa berfungsi dengan baik terutama untuk fungsi irigasi.

"Jadi bendungan yang sudah dibangun sampai saat ini belum berfungsi untuk mengairi irigasi pertanian, kira-kira kapan bendungan ini bisa segera berfungsi sementara ketahanan pangan ini isu yang sangat penting," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Musa Rajekshah Ingatkan Potensi Kenaikan Tiket Pesawat Dampak Pasokan Energi