nusantaraterkini.co, MEDAN – Puluhan massa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gudang Surat Suara Rakyat (DPP LSM Gussur) Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara, Jalan Brigjen Katamso, Medan, pada Senin (13/10/2025).
Dalam aksinya, massa mendesak BPN Sumut agar berpihak kepada masyarakat dan menindak tegas oknum yang terlibat dalam praktik mafia tanah. Mereka menilai, banyak kasus pertanahan di Sumut yang justru menguntungkan pihak oligarki dan korporasi besar.
“Aparat penegak hukum harus segera memeriksa dan menangkap oknum-oknum yang menerbitkan sertifikat hak guna bangunan (HGB) di atas tanah eks HGU yang masih berstatus sengketa,” ujar koordinator aksi dalam orasinya.
Baca Juga : Iringan Presiden Ekuador Diserang Massa, Noboa Selamat dari Upaya Pembunuhan
Massa juga menyoroti pembangunan kawasan Citraland Helvetia yang disebut berdiri di atas lahan bermasalah. Mereka menuntut agar seluruh aktivitas di kawasan tersebut dihentikan dan tanah dikembalikan kepada ahli waris yang sah.
Peserta aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan, salah satunya “Tanah untuk rakyat, bukan untuk oligarki kapitalis atau mafia tanah”.
Hingga pukul 12.00 WIB, massa aksi belum diterima oleh perwakilan BPN Sumut. Sementara itu, aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya aksi.
Baca Juga : Diduga Selingkuh dengan Perangkat Nagori, Warga Desak Bupati Copot Pangulu Tanjung Saribu
(Cw7/Nusantaraterkini.co).
