Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Rico Waas: Medan Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI Alwis Rustam beserta jajaran pengurus Pijar Foundation, di Balai Kota, Rabu (13/5/2026).(foto: diskominfo medan)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Sebagai miniaturnya Indonesia, Kota Medan memiliki potensi besar menjadi kota metropolitan berbasis teknologi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI Alwis Rustam beserta jajaran pengurus Pijar Foundation, di Balai Kota, Rabu (13/5/2026).

 

Dalam pertemuan itu, Rico Waas menjelaskan kota Medan terus berkembang dengan segala potensi yang dimiliki. Maka dari itu, inovasi teknologi sudah menjadi keharusan untuk diterapkan. Apalagi Medan merupakan pintu gerbang bagian barat Indonesia, yang menjadikannya sebagai wilayah strategis pembangunan program-program nasional.

Baca Juga : Kuliner Halal Aman dan Sehat Kembali Hadir di Mesjid Raya Hingga 16 Juni

 

"Misalnya pembangunan SPPG yang ditargetkan sebanyak 255 unit untuk menjangkau 700 ribu anak," kata Rico Waas.

 

Baca Juga : Kelas Digital di Medan Jadikan Pembelajaran Lebih Interaktif dan Modern

Selain itu bilang Rico Waas, Kota Medan juga dipilih sebagai lokasi pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), dan pembangunan Bus Rapid Transit (BRT).

 

"Inovasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Kita bisa menyandingkannya dengan penerapan teknologi agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat," bilang Rico Waas.

Baca Juga : Roblox Kembali Beroperasi di Rusia Usai Penuhi Standar Keamanan Anak

 

Terkait dengan permasalahan banjir, orang nomor satu dijajaran Pemko Medan itu memetakan dua tantangan utama penyebab banjir di Kota Medan. Pertama banjir kiriman dari hulu dan kedua banjir rob.

 

Baca Juga : Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI Tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis

"Dengan kondisi seperti ini kita mendorong adanya self emergency (kesiapsiagaan mandiri) bagi masyarakat," ujar Rico Waas.

 

Sebelumnya Direktur Eksekutif/Sekretaris Dewan Pengurus APEKSI, Alwis Rustam melaporkan bahwa Medan bersama Malang telah dipilih sebagai kota percontohan untuk program Pijar Foundation.

 

Menambahkan pernyataan itu, Cynthia Krisanti selaku Direktur Inovasi Pijar Foundation, memaparkan beberapa solusi inovatif yang akan dibawa ke Medan.

 

"Kami memiliki teknologi inovasi di sektor Kesehatan, Iklim, Kebencanaan, lansia, hingga ketahanan pangan," jelasnya.

 

Dengan integrasi teknologi pada program-program strategis, Medan tidak hanya akan tumbuh secara fisik, tetapi juga menjadi kota yang lebih tangguh, cerdas, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakatnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)