Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

SAMSAT Malam Minggu Diserbu Warga, Pemkab Pasbar Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ratusan warga memadati layanan SAMSAT Malam Minggu di depan Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (30/5/2026) malam. (foto: diskominfo pasbar)

Nusantaraterkini.coPASBAR-Ratusan warga memadati layanan SAMSAT Malam Minggu di depan Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (30/5/2026) malam. Layanan yang berlangsung pukul 19.00–23.00 WIB itu digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemkab Pasaman Barat untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, dan jajaran Bapenda Pasaman Barat turut hadir. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor PKB.

Baca Juga : Peringati HUT ke-18, GOW Pasbar Gelar Senam dan Cek Kesehatan Gratis

Kepala Bapenda Sumatera Barat Al Amin mengatakan, SAMSAT Malam Minggu merupakan inovasi pelayanan publik bagi wajib pajak yang tidak sempat mengurus pajak pada hari kerja.

Baca Juga : Pemkab Pasaman Barat Kembali Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut dari BPK RI

“Dengan layanan ini, masyarakat bisa membayar pajak kendaraan lebih mudah dan nyaman. Kami berharap kemudahan ini mendorong kesadaran membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.

Selain membuka layanan di luar jam kerja, Bapenda Sumbar juga memberi bingkisan apresiasi kepada sejumlah wajib pajak yang membayar pajak saat itu. Bingkisan diserahkan langsung oleh Kepala Bapenda Sumbar.

Baca Juga : Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026

Saat ini, tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Pasaman Barat masih 48 persen. Angka ini menunjukkan potensi penerimaan daerah yang belum optimal.

Baca Juga : Pastikan Taat Pajak, Pemprov Sumut Gelar Apel Kendaraan Dinas Selama Sepekan

PKB berperan strategis bagi pembangunan daerah. Sebanyak 66 persen dari penerimaan PKB merupakan opsen yang masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasaman Barat. Dana tersebut dipakai untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, dan program yang langsung menyentuh masyarakat.

“Semakin tinggi kepatuhan membayar PKB, semakin besar kontribusi masyarakat terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” kata Kepala Bapenda Sumbar.

Melalui SAMSAT Malam Minggu, Pemprov Sumbar dan Pemkab Pasbar berharap kesadaran membayar pajak meningkat sehingga target penerimaan daerah tercapai.

"Membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk partisipasi nyata masyarakat mendukung Pasaman Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," tegasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)