Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sapi Raksasa 1,1 Ton "Sambo" Asal Cipondoh Jadi Hewan Kurban Pilihan Presiden Prabowo

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sapi Raksasa 1,1 Ton "Sambo" Asal Cipondoh Jadi Hewan Kurban Pilihan Presiden Prabowo. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, TANGERANG — Seekor sapi kurban berukuran jumbo bernama Sambo asal peternakan di Cipondoh, Kota Tangerang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Iduladha 1447 Hijriah.

Sapi jenis brangus berwarna hitam itu memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan berusia sekitar lima tahun. Hewan ternak milik peternak bernama Roji tersebut dibeli Presiden Prabowo dengan harga Rp122 juta dan rencananya akan dikurbankan untuk masyarakat di wilayah Kota Tangerang.

Roji mengatakan, Sambo telah dipeliharanya sejak masih berusia dua tahun atau sekitar 3,5 tahun lalu di peternakan miliknya yang berada di Kampung Gunung, Cipondoh.

Baca Juga : Prabowo Bertemu Jusuf Kalla: Bahas Investasi Rp70 Triliun untuk Swasembada Energi Nasional

Menurutnya, perawatan intensif menjadi kunci utama hingga sapi tersebut tumbuh sehat dan memiliki ukuran besar. Selain rumput, Sambo juga rutin diberi pakan tambahan berupa singkong dan tahu.

“Yang paling penting itu pola pakannya. Selain rumput, saya campur singkong dan tahu. Petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan juga rutin datang untuk pemeriksaan kesehatan, vaksin, vitamin hingga pemberian obat cacing,” ujar Roji, dikutip Kamis (14/5/2026).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum mendapat informasi lokasi pasti penyembelihan sapi tersebut. Namun, Sambo dipastikan akan dikurbankan di salah satu masjid di Kota Tangerang.

Baca Juga : Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

Roji juga mengaku bangga karena bukan kali pertama sapi ternaknya dibeli Presiden Prabowo. Pada tahun sebelumnya, sapi miliknya juga sempat dipilih sebagai hewan kurban presiden dengan nilai mencapai Rp120 juta.

Untuk bisa lolos menjadi hewan kurban presiden, kata dia, sapi harus melewati serangkaian seleksi kesehatan yang ketat. Pemeriksaan meliputi tes laboratorium, pengecekan darah, kotoran, air liur hingga pemeriksaan fisik langsung oleh petugas di lokasi peternakan.

“Kalau semua hasil pemeriksaan bagus dan dinyatakan sehat, baru sapi dinyatakan layak dibeli Presiden untuk kurban masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Tampang Mbah Iran, Sapi Kurban Pilihan Prabowo

Roji berharap kepercayaan yang kembali diberikan tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus menyediakan hewan ternak berkualitas terbaik. Bahkan, ia mengaku sudah mulai mempersiapkan sapi unggulan lain untuk Iduladha tahun depan.

(Dra/nusantaraterkini.co)