Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Tawuran Pelajar di Balige Pecah, Tiga Orang Alami Luka

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi tawuran. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, TOBA – Pelajar di Kabupaten Toba terlibat tawuran. Tiga diantaranya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RS HKBP Balige.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di kawasan Simpang Dolok Tolong, Desa Longat, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Bentrokan melibatkan dua kelompok pelajar yang berasal dari wilayah Siborongborong dan Soposurung Balige.

Kapolsek Balige, AKP Libertius Siahaan SH, mengatakan pihaknya segera menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya keributan antar pelajar.

Baca Juga : Tapak Suci Minta Pihak Berwajib Usut Tuntas soal Meninggalnya Pesilat saat Kejurda Sumut

“Begitu mendapat informasi, personel langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi, mengamankan para pelajar yang terlibat, sekaligus memastikan korban yang mengalami luka memperoleh pertolongan medis dengan cepat,” ujar AKP Libertius Siahaan, Rabu (3/6/2026).

Sesampainya di lokasi, petugas langsung membubarkan kerumunan dan melakukan pengamanan guna mencegah bentrokan susulan. Tiga pelajar yang mengalami luka dalam kejadian tersebut kemudian dievakuasi ke RS HKBP Balige untuk menjalani perawatan.

Selain itu, sejumlah pelajar yang terlibat turut diamankan ke Mapolsek Balige untuk menjalani pendataan, pemeriksaan, dan pembinaan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian berupa lima unit sepeda motor, satu pasang sandal, satu buah topi, serta pecahan bodi kendaraan.

Baca Juga : Aktor Intelektual Pembunuhan Rico dan Keluarga Masih Bebas Berkeliaran, LBH Desak Segera Diadili

Sebagai upaya penyelesaian secara komprehensif, Polsek Balige menjalin koordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa. Langkah pembinaan dan pendekatan persuasif diprioritaskan mengingat seluruh pihak yang terlibat masih berstatus pelajar.

Kapolsek Balige mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas anak agar tidak mudah terpengaruh provokasi maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

“Orang tua, sekolah, dan lingkungan memiliki peran penting dalam membimbing para pelajar agar tidak terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Baca Juga : BREAKING NEWS Kebakaran di Kelurahan Timbangan Kota Padangsidimpuan

Untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, Polsek Balige juga memfasilitasi mediasi yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut akan melibatkan para siswa, orang tua, pihak sekolah, dan kepolisian guna membangun komunikasi yang baik serta menciptakan perdamaian antarpelajar.

"Berkat langkah cepat aparat kepolisian, situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Seluruh pelajar yang sempat diamankan telah diserahkan kepada orang tua masing-masing, sementara kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Balige tetap aman dan kondusif," pungkasnya.

"Polres Toba terus mengajak generasi muda untuk menjauhi segala bentuk kekerasan dan lebih mengedepankan dialog dalam menyelesaikan permasalahan. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan aparat keamanan dinilai menjadi kunci utama dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan berprestasi," tutupnya.

Baca Juga : Komandan KKB Semut Merah di Yahukimo, Cocor Sobolim, Tewas dalam Operasi Satgas Damai Cartenz

(Dra/nusantaraterkini.co).