Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

TKN Sebut Akan Rencanakan Menko Baru Untuk Program Makan Siang Gratis

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sujatmiko (tengah) saat mendatangi lokasi debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

Nusantaraterkini.co - Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Budiman Sudjatmiko mengatakan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berencana membentuk kementerian koordinator (kemenko) baru demi menjalankan program makan siang dan susu gratis.

Hal itu ia ungkap dikarenakan janji kampanye Prabowo-Gibran tersebut butuh pendekatan khusus.

Budiman mengatakan makan bagi-bagi makan siang dan susu gratis harus segera dilaksanakan usai pasangan calon nomor urut 2 itu sah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024 nanti.

Baca Juga : Kritik DPR Dinilai Lemah, Firman Soebagyo: Pengawasan Harus Demi Kepentingan Rakyat

"Karena urgensi program dan ini merupakan bagian dari program terbaik hasil cepat yang telah disampaikan oleh Prabowo-Gibran, sehingga memerlukan pendekatan khusus agar segera terlaksana. Maka, tidak tertutup kemungkinan dibentuk kemenko khusus untuk program ini," ucap Budiman, dilansir dari CNNIndonesia, Rabu, (21/2/2024).

Namun, Budiman mengaku rencana ini masih dalam bentuk pembahasan dan akan terus dirumuskan lebih lanjut.

Ia merinci bakal ada 5 kementerian yang terlibat langsung dalam program makan siang dan susu gratis ini. Mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Kementerian UKM dan Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan.

Baca Juga : Pujakesuma Bersatu Komitmen Dukung Program Prabowo-Gibran untuk Rakyat

"Koordinasi dengan pemerintah-pemerintah daerah dan desa akan lebih difokuskan pada kesiapan penyediaan bahan pangan yang dibutuhkan untuk program ini. Karena salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pada ketersediaan bahan pangan dan sumber produksi pangannya," jelasnya soal koordinasi dengan pemda.

Budiman menyebut kebutuhan makan siang dan susu gratis ini mengacu pada komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. Setidaknya, dibutuhkan 6,7 juta ton beras per tahun, 1,2 juta ton daging ayam per tahun, 500 ribu ton daging sapi per tahun, 1 juta ton daging ikan per tahun, berbagai kebutuhan sayur mayur dan buah‐buahan, hingga 4 juta kiloliter susu sapi segar per tahun.

Nantinya, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), UMKM, dan koperasi akan dikonsolidasikan untuk menyusun rantai pasok khusus penyediaan kebutuhan bahan-bahan tersebut. 

Baca Juga : Segini Anggaran Makan Siang Gratis Tuk Anak Sekolah di Indonesia Program Pemerintah Era Prabowo

Sedangkan industri besar pangan nasional diharapkan berperan mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, serta penerapan teknologi pertanian.

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Sumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga : Politisi PDIP: Perubahan Program Makan Siang Gratis Menjadi Makan Bergizi Gratis Lebih Edukatif