Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tim pencarian dan pertolongan gabungan menemukan kembali korban bencana banjir lahar dingin Tanah Datar, Sumatera Barat pada Minggu (12/5/2024) siang.
Atas penemuan tersebut, total korban jiwa atas bencana banjir lahar dingin di Tanah Datar hingga hari ini pukul 12.00 WIB menjadi 13 orang.
Baca Juga : Tapteng Belum Pulih, Korban Bencana Alam Tetap Kibarkan Merah Putih Meski tak Dapat Bantuan
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, tim pencarian dan pertolongan gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi warga terdampak.
Baca Juga : BPBD Catat 90 Bencana Terjadi di Sumsel Sepanjang 2026
"Berdasarkan pembaharuan data yang diterima BNPB, korban jiwa pada peristiwa banjir ini terdiri dari 13 orang meninggal dunia, tujuh orang dilaporkan hilang, 12 orang luka-luka dan 84 KK terdampak," ungkapnya.
Sementara itu kerugian sarana prasarana terdampak, jelas Muhari, yaitu terdiri dari 84 unit rumah terdampak, 16 jembatan terdampak, dua fasilitas ibadah terdampak dan 20 hektare sawah terdampak.
Baca Juga : Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburan Abu Capai Ketinggian 1.500 Meter
Kondisi lalu lintas dari Kabupaten Tanah Datar - Padang - Solok lumpuh total. Sementara untuk kondisi jalan di antar nagari masih lumpuh dibeberapa titik dan harus mencari jalan alternatif.
Baca Juga : TNI Bergerak Cepat Tangani Dampak Erupsi Gunung Semeru
Muhari menambahkan, BPBD Kabupaten Tanah Datar dibantu tim Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait lainya masih terus berupaya melakukan penanganan darurat, pendataan serta pertolongan untuk warga terdampak banjir lahar dingin.
"BNPB mengimbau masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan," pungkasnya.
Baca Juga : Tragis! Dua Remaja di Tanah Datar Tewas Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam
(zie/nusantaraterkini.co)
