Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Viral Truk Terbalik Karena Jalan Berlubang dan Sempit di Pasar Gambir

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ist

NUSANTARATERKINI.CO, DELISERDANG - Viral sebuah mobil truk warna kuning terbalik di kawasan Pasar Gambir, Selasa (27/12/2023), kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun, terbaliknya truk tersebut diduga karena menabrak lubang besar, dan sempitnya akses jalan lantaran banyaknya pedagang kaki lima.

Hingga kondisi tersebut menyebabkan macet setiap harinya.

Baca Juga : Kontainer Terguling di Tol Cipularang Arah Jakarta, Mobil Dialihkan

Menurut warga setempat, Keyzia kejadian tersebut terjadi lantaran truk kuning itu menabrak lubang besar, karena badan jalan begitu sempit akibat ulah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan Pasar Gambir.

"Saya lihat truk itu tidak bisa menghindari lubang, karena lubang itu di tengah. Sebab jika dia mengambil arah kiri, maka dia pasti menabrak pedagang yang berjualan di pinggir jalan. Jadi mau tidak mau harus nabrak lubang itu," ujarnya kepada wartawan, Rabu (27/12/2023).

Selain itu lanjut Keyzia, truk itu muatannya banyak dan tidak tau apa isinya, yang nampak hanya goni besar.

Baca Juga : Raja Panjaitan jadi Ketua Pemagar: Menjadi Suatu Wadah Kebermanfaatan Terhadap Masyarakat

"Truk itu muatannya banyak, jadi mungkin karena tidak sanggup menahan beban, alhasil terbaliklah truk itu," ujarnya.

Ia berharap pemerintah serius dalam menangani kemacetan khususnya di kawasan Pasar Gambir.

"Pemerintah harus serius menangani kemacetan ini. Harus ada solusi. Ini pemerintah terkesan membiarkan. Sehingga pedagang berjualan di atas drainase dan bahu jalan. Ini kan sudah tak sesuai. Karena semua ada peraturannya. Ditegakkan dong. Masa pemerintahan kalah?," tegasnya.

Baca Juga : Pemerintah Hingga Aparat Terkesan Tutup Mata, Pasar Gambir Masih Jadi Polemik

Perlu diketahui, polemik Pasar Gambir terus terjadi lantaran aktivitas pedagang yang kian meresahkan masyarakat di mana akses jalan yang seharusnya lebar menjadi sempit hingga menimbulkan kemacetan di jam-jam sibuk.

(Aufa/nusantaraterkini.co)