Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Warga Medan Menjerit, Salman Alfarisi Minta Gubernur dan Wali Kota Tekan Harga Bahan Pokok

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Persoalan tingginya harga bahan pokok menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat. Hal ini terungkap dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang II yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Sumut H Salman Alfarisi Lc MA di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Selasa (19/5/2026).(foto: istimewa)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Persoalan tingginya harga bahan pokok menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat. Hal ini terungkap dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang II yang dilaksanakan Wakil Ketua DPRD Sumut H Salman Alfarisi Lc MA di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Selasa (19/5/2026).

Dalam dialog bersama masyarakat, mewakili peserta yang hadir, Sunaryadi menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok terus meningkat dan semakin sulit dijangkau masyarakat kecil. Warga berharap pemerintah dapat memperbanyak pelaksanaan operasi pasar murah di tengah masyarakat.

Baca Juga : Rico Waas Ajak DPRD Sumut Perkuat Sinergi Dukung Program Strategis Medan

“Sekarang harga bahan-bahan pokok semakin tinggi sehingga tak terjangkau masyarakat. Kalau bisa diperbanyak operasi pasar murah untuk warga,” ujarnya.

Baca Juga : Program Gebyar Pajak Rawan Manipulasi, DPRD Sumut Minta Bapenda Transparan

Kenaikan harga bahan pokok tersebut, menurut warga, sangat terasa dalam beberapa bulan terakhir. Harga beras medium di sejumlah pasar tradisional dilaporkan sudah berada di kisaran Rp15.000–16.000 per kilogram. Harga telur ayam ras berkisar Rp30.000–32.000 per kilogram, minyak goreng kemasan menyentuh Rp20.000–22.800 per liter, sementara cabai merah sempat menembus Rp55.000–70.000 per kilogram di beberapa pasar.

Menanggapi hal tersebut, Salman Alfarisi menyampaikan bahwa Gubernur maupun walikota Medan perlu mengambil langkah lebih serius untuk menekan harga kebutuhan pokok di tengah daya beli masyarakat yang melemah. Mengingat stabilitas harga bahan pokok menjadi tanggung jawab Gubernur dan Walikota Medan.

Baca Juga : Pantau Pasar Jelang Idulfitri, Wali Kota Medan: Stok Aman, Masyarakat Tidak Perlu Khawatir

Menurut Salman, operasi pasar murah merupakan salah satu solusi efektif untuk membantu masyarakat sekaligus mengendalikan harga di pasaran. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan dengan pola yang lebih tepat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Baca Juga : KDKMP Gelar Gerakan Pangan Murah di Padangsidimpuan, Jaga Stok Jelang Lebaran

“Bahkan saya pernah mengusulkan bahwa lokasi pasar murah jangan di kelurahan atau lingkungan, justru di pasar-pasar yang ada. Karena hal tersebut lebih dapat menekan harga jual di pasar,” kata politisi PKS tersebut.

Ia pun meminta gubernur serta Wali Kota Medan agar lebih aktif melakukan intervensi pasar dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar sehingga lonjakan harga tidak terus membebani masyarakat kecil.

Pernyataan tersebut langsung disambut meriah oleh masyarakat yang hadir. Sejumlah warga menyatakan setuju karena pasar murah yang dilaksanakan langsung di pasar tradisional dinilai dapat mempengaruhi harga jual pedagang secara lebih luas dan membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

(Emn/Nusantaraterkini.co)