Nusantaraterkini.co - Saat Hari Raya Nyepi 1946 Caka pada Senin, (11/3/2024), Taman Wisata Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan ditutup sementara.
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC), Febrina Intan, mengatakan penutupan ini merupakan bentuk penghormatan bagi umat Hindu.
"Penutupan operasional Candi Prambanan dilakukan pada Senin, 11 Maret 2024, mulai pukul 05.00 hingga pukul 24.00 WIB. Penutupan ini sebagai bentuk penghormatan bagi umat Hindu dan wujud toleransi PT TWC," kata Febrina, dikutip dari Antara.
Baca Juga : Juni, Westlife Bakal Gelar Konser Eksklusif di Prambanan Yogyakarta
Ia menjelaskan penutupan tersebut akan dibarengi dengan pemadaman listrik di kawasan Candi Prambanan dari Senin (11/3/2024) pukul 06.00 WIB sampai hari Selasa (12/3/2024) pukul 06.00 WIB.
"Selain itu, saat penutupan destinasi ini, kawasan Candi Prambanan dijaga oleh 'bregada' serta patroli berkuda yang bekerja sama dengan Polda DIY," ucapnya.
Candi Prambanan akan dibuka kembali pada Selasa (12/3/2024). Penutupan sementara Candi Prambanan ini merupakan bagian dari program Prambanan dalam Sunyi.
Baca Juga : Westlife Gelar Konser di Candi Prambanan pada Juni 2024
Febrina memaparkan, program tersebut menghadirkan suasana hening di kawasan tersebut. Hal itu, sesuai dengan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
"Mari kita sama-sama belajar tentang makna universal dari Catur Brata Penyepian, baik tentang introspeksi diri serta menumbuhkan perilaku harmoni dengan lingkungan sekitar. Keduanya mengajarkan nilai-nilai esensial tentang kebijaksanaan dan harmoni sosial untuk hadirkan kedamaian dunia," terang Febrina.
Adapun hari Senin nanti merupakan kali kedua kawasan tersebut ditutup saat Hari Raya Nyepi.
Baca Juga : Tembus 18.500 Kendaraan, Puncak Arus Mudik Tol Kayuagung–Palembang Bergeser Lebih Awal
"Kami tidak hanya mementingkan bisnis, semua tahu jika hari libur merupakan waktu yang bagus untuk mendatangkan wisatawan. Namun, kami memilih untuk menutup operasional Candi Prambanan sebagai bentuk penghormatan dan wujud toleransi," jelasnya.
(Ann/Nusantaraterkini.co)
Sumber: Kompas.com
