Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Yahdil Abdi Harahap SH MH: Mendes Yandri Ingin Pendamping Desa Diisi Kaum Profesional dan Enerjik

Editor :  hendra
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H Yahdil Abdi Harahap, SH, MH . (Foto: istimewa).

nusantaraterkini.co, MEDAN - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H Yandri Susanto S,Pt, MM memiliki keinginan Tenaga Pendamping Profesional atau yang sering dikenal sebagai pendamping desa diisi oleh kalangan profesional dan energik sehingga mampu mensukseskan program Asta Cita Prabowo - Gibran

Hal ini dikatakan Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, H Yahdil Abdi Harahap, SH, MH di Medan, Sabtu (20/9/2025).

Dijelaskan Yahdil, sejak awal diberi kepercayaan oleh Presiden Prabowo untuk memimpin Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto berkomitmen kuat untuk menempatkan pendamping desa sebagai salah satu elemen dalam segala program pembangunan di desa. 

Baca Juga : Strategi Ekonomi Akar Rumput: Mendes Yandri Susanto Pacu Kemandirian Desa Lewat Kopdes Merah Putih

“Mendes Yandri mau pendamping desa profesional dan energik, tanpa terkooptasi oleh kepentingan dan politik praktis seperti yang selama ini diasumsikan masyarakat,” jelas Yahdil. 

Dikatakannya Yahdil, dengan komitmen itu, Mendes Yandri membuka ruang secara luas kepada masyarakat yang ingin menjadi pendamping desa dengan memenuhi persyaratan. 

“Siapa pun berhak untuk menjadi pendamping desa, selama memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dan dapat bekerja secara profesional,” jelas Yahdil. 

Baca Juga : Kasus Mendes Yandri, Pengamat: Prabowo Harus Tindak Tegas

Sehubungan dengan munculnya surat dengan kop DPW PAN Jabar dijelaskan Yahdil bahwa hal ini perlu dikonfirmasi dan diklarifikasi terlebih dahulu.

“DPW PAN Jabar harus klarifikasi, bener nggak itu surat mereka, bisa jadi surat itu merupakan hasil rekayasa. Sebaiknya diklarifikasi oleh ketua PAN Jabar, dan jangan dikait-kaitkan dengan Mendes Yandri Susanto," jelas Yahdil.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Komisi V: Kemendes PDT Perlu Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Kawal Program Presiden Prabowo