Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

10 Jenis Penyakit Jantung yang Paling Sering Terjadi, Kenali Gejala dan Risikonya Sejak Dini

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
10 Jenis Penyakit Jantung yang Paling Sering Terjadi, Kenali Gejala dan Risikonya Sejak Dini. Ilustrasi. (Foto: dok AI).

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Gaya hidup tidak sehat, kurang aktivitas fisik, merokok, hingga pola makan tinggi lemak menjadi faktor utama meningkatnya kasus gangguan jantung dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data kesehatan nasional, angka penderita penyakit jantung terus mengalami peningkatan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menimbulkan beban biaya pengobatan yang sangat besar.

Karena itu, penting bagi masyarakat mengenali berbagai jenis penyakit jantung beserta gejala dan faktor risikonya agar dapat melakukan pencegahan sejak dini.

Baca Juga : Waspada! Stres Berkepanjangan Bisa Picu Henti Jantung Mendadak, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Berikut 10 jenis penyakit jantung yang paling sering terjadi:

1. Serangan Jantung

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung terhambat akibat penyumbatan pembuluh darah koroner. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otot jantung karena kekurangan oksigen.

Baca Juga : Daftar Penyakit Kronis Terbanyak di RS Adam Malik, Gagal Ginjal dan Jantung Mendominasi Sepanjang 2025

Gejala yang sering muncul antara lain nyeri dada, sesak napas, keringat dingin, mual, hingga rasa nyeri yang menjalar ke lengan atau rahang.

Risiko serangan jantung lebih tinggi pada perokok, penderita diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, hingga mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

2. Penyakit Jantung Koroner

Baca Juga : Diduga Terkena Serangan Jantung, Mantan Ketua DPW PAN Sumut Meninggal Dunia saat Acara Halal Bihalal

Penyakit jantung koroner muncul akibat penumpukan plak lemak pada dinding arteri yang memasok darah ke jantung. Akibatnya, aliran darah menjadi menyempit dan mengganggu kerja jantung.

Kurang olahraga, obesitas, pola makan tidak sehat, dan kebiasaan merokok menjadi faktor pemicu utama penyakit ini.

3. Gagal Jantung

Gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal ke seluruh tubuh. Penderita biasanya mengalami mudah lelah, sesak napas, hingga pembengkakan pada kaki.

Penyakit ini dapat dipicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, maupun kerusakan otot jantung.

4. Aritmia

Aritmia merupakan gangguan irama jantung yang membuat detak jantung terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.

Kondisi ini bisa menyebabkan pusing, jantung berdebar, nyeri dada, bahkan pingsan jika tidak ditangani dengan baik.

5. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah penyakit yang menyerang otot jantung sehingga jantung menjadi lemah dan kesulitan memompa darah.

Penyebabnya beragam, mulai dari faktor genetik, tekanan darah tinggi, infeksi, hingga konsumsi alkohol berlebihan.

6. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang sudah terjadi sejak lahir. Kondisi ini bisa memengaruhi dinding jantung, katup, maupun pembuluh darah.

Faktor genetik dan gangguan kesehatan selama kehamilan diduga menjadi penyebab utama penyakit ini.

7. Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup jantung tidak dapat membuka atau menutup dengan sempurna. Akibatnya, aliran darah terganggu dan jantung harus bekerja lebih keras.

Penderitanya sering mengalami cepat lelah, sesak napas, hingga pembengkakan tubuh.

8. Tumor Jantung

Tumor jantung merupakan pertumbuhan jaringan abnormal pada jantung yang bisa bersifat jinak maupun ganas.

Walau tergolong jarang, kondisi ini tetap berbahaya karena dapat mengganggu fungsi jantung dan aliran darah.

9. Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi pada lapisan dalam jantung dan katup jantung yang umumnya disebabkan oleh bakteri.

Risiko penyakit ini lebih tinggi pada penderita kelainan katup jantung, pengguna narkoba suntik, maupun pasien dengan kebersihan gigi yang buruk.

10. Perikarditis

Perikarditis merupakan peradangan pada lapisan pelindung jantung atau perikardium. Penyakit ini sering menimbulkan nyeri dada tajam yang terasa semakin sakit saat bernapas.

Infeksi virus, penyakit autoimun, hingga komplikasi pascaoperasi jantung dapat menjadi pemicu kondisi ini.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, menghindari rokok, serta rutin memeriksa tekanan darah dan kolesterol.

Jika mengalami gejala yang mengarah pada gangguan jantung, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar mendapat penanganan lebih cepat dan tepat.

(Dra/nusantaraterkini.co)