Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha menjadi berkah untuk saling berbagi daging kurban.
Namun, tak jarang sebagian orang tidak langsung memasak daging kurban yang diterima. Ada yang menyimpannya dahulu untuk sementara waktu sebagai stok.
Lantas, agaimana cara memastikan daging sapi atau daging kurban tetap segar selama penyimpanan?
Baca Juga : PLN UP3 Padangsidimpuan Tebar Kepedulian Iduladha, Sembelih 4 Sapi dan 1 Kambing untuk Warga
Untuk memastikan daging sapi tetap segar selama penyimpanan, berikut beberapa langkah yang perlu diikuti:
1. Jangan Mencuci Daging Kurban Terlebih Dahulu
Mencuci daging kurban baik sapi atau kambing sebelum disimpan tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan bakteri baru yang dapat mempengaruhi rasa dan masa penyimpanan. Jika daging sapi basah, hindari mencucinya karena dapat meningkatkan risiko freezer burn.
Baca Juga : Panduan Praktis Menyimpan Daging Kurban di Chiller dan Freezer agar Awet Berbulan-bulan
2. Potong Daging Menjadi Beberapa Bagian Sebelum Disimpan
Memotong daging kurban menjadi bagian-bagian kecil sebelum disimpan memungkinkan Anda mengambil jumlah yang dibutuhkan tanpa harus mengeluarkan sisanya. Hal ini juga meningkatkan fleksibilitas dalam memasak jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
3. Segera Masukkan ke Kulkas
Jangan biarkan daging kurban mentah berada terlalu lama di suhu ruangan sebelum memasukkannya ke dalam kulkas. Hal ini dapat menurunkan kualitasnya sehingga kurang lezat saat dimasak. Upayakan untuk segera menyimpan daging sapi dalam waktu 1-2 jam setelah Anda mendapatkannya.
4. Bungkus dengan Benar
Jika Anda mengemas daging kurban menggunakan vakum, biarkan tetap dalam kemasannya sampai Anda ingin menggunakannya. Kemasan vakum dapat memperpanjang umur simpan daging. Lain halnya jika Anda menyimpan daging di luar kemasan, letakkan daging di atas piring dan bungkus dengan plastik untuk mencegah kelembapan berlebih dan kontaminasi.
5. Tuliskan Tanggal Penyimpanan
Tuliskan tanggal saat menyimpan daging kurban pada wadah atau pembungkus daging. Catatan ini akan menjadi pengingat Anda untuk memilih mana daging yang harus dimasak terlebih dahulu.
6. Jangan Biarkan Daging Terlalu Lama di Suhu Ruangan
Suhu sangat memengaruhi pertumbuhan bakteri. Idealnya, jangan serta merta langsung menyimpan daging di freezer. Masukkan dulu ke bagian chiller yang bersuhu sekitar 4° C. Tujuannya adalah agar daging tidak mengalami perubahan suhu yang drastis yang juga bisa merusak kualitasnya.
7. Jaga Kebersihan Kulkas
Pastikan kulkas tetap bersih dan teratur untuk mencegah kontaminasi silang dan pertumbuhan bakteri. Simpan daging kurban di rak bawah kulkas, di mana bagian tersebut biasanya memiliki suhu paling dingin.
8. Jangan Bekukan Kembali
Jika Anda berencana membekukan daging kurban, pastikan untuk menggunakan seluruh bagiannya setelah dikeluarkan dari kulkas atau suhunya diturunkan. Membekukan kembali daging yang sudah dikeluarkan dapat mengurangi kualitasnya dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
9. Memanirasi Daging
Memarinasi atau membumbui daging kurban sebelum disimpan di dalam freezer bisa jadi cara yang baik. Cara ini juga akan membuat daging tahan lama saat disimpan.
Anda bisa memakai bumbu seperti kunyit, garam, gula, dan bawang. Sebab bumbu tersebut mengandung zat antibakteri alami yang mampu membunuh bakteri pada aging.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menjaga keamanan dan keawetan daging serta mengurangi risiko bau tak sedap.
(cw5/nusantaraterkini.co)
