Nusantaraterkini.co, Medan - Puluhan orang yang mengatasnamakan Garuda Merah Putih Community (GMPC), melakukan aksi di jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Senin (26/8/2024).
Presidium GMPC Dedi Harvisyahari menyampaikan, bahwa kota Medan terus di selimuti kasus hukum yang justru diduga melibatkan pemimpin kota Medan belakangan ini.
Alih alih mensejahterakan dan membangun kota Medan, pemimpin kota Medan di duga menumpuk kekayaan dari berbagai tempat dengan memanfaatkan kekuasaan dengan bermain tambang.
Baca Juga : Bundaran HI Tak Diizinkan Jadi Lokasi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya: Epicentrum Lalu Lintas Jakarta
"Dugaan keterlibatan pemimpin kota Medan dalam kasus suap IUP tambang di Halmahera Timur harus di selidiki dan apabila memang ada maka segera di lakukan penindakan tanpa pandang bulu," ucapnya
Dedi Harvisyahari juga meminta, KPK secara independen dan tanpa di intervensi oleh kalangan istana mau pun oknum lain segera memeriksa dugaan keterlibatan dalam kasus suap tambang nikel tersebut,.
Masyarakat Sumut juga di harapkan terus menyuarakan kasus blok Medan agar Sumatera Utara tidak lagi di stigma kan pada narasi blok Sumut yang bermasalah di duga melibatkan para pejabat korup yang hari ini berpesta pora tanpa melihat kondisi rakyat yang terus di pelihara untuk tetap miskin dan terlantar.
Baca Juga : 2 Terduga Provokator Pembawa Molotov di Tengah Aksi Mahasiswa di Jakarta Diamankan Polisi
"Masyarakat Sumut harus sudah cerdas menyikapi kasus kasus ini agar jangan terjadi lagi kasus blok Medan menjadi blok Sumatera Utara, karena keterlibatan pemimpin kota Medan," pungkas Dedi Harvisyahari
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
