Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Alami Luka Bakar 60 Persen, Ngadiono Korban Bus ALS Bakal Jalani Operasi Graft

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ngadiono ketika dievakuasi via helikopter dari RSUD Rupit Muratara ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Jumat (8/5/2026). (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANG — Ngadiono (44), korban selamat kecelakaan maut bus ALS yang menderita luka bakar hingga 60 persen, bakal menjalani operasi graft atau bedah plastik penutupan jaringan kulit di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol Budi Susanto menyampaikan, tindakan medis tersebut diperlukan, karena luasnya luka bakar pada tubuh pasien, sehingga membuat jaringan kulit tidak dapat tertutup secara alami.

Baca Juga : Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga

"Untuk proses berapa lamanya, karena memang proses luka bakar luas itu di atas 50 persen, biasanya membutuhkan waktu lama dan tidak satu kali tindakan. Bahkan mungkin nanti akan kita perlukan tindakan operasi berikutnya untuk graft atau menutup bagian kulit yang tidak bisa tertutup dengan jaringan yang tumbuh berikutnya," ujar Budi Susanto, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga : Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara: Ternyata Tak Berizin Sejak 2020

Budi menjelaskan, saat ini Ngadiono masih dirawat intensif di ruang ICU guna meminimalisir risiko infeksi akibat rusaknya lapisan pelindung tubuh.

Meski kondisi pasien saat dievakuasi dari RSUD Muratara dalam keadaan stabil dan sadar, tim dokter tetap menempatkannya di ruang steril mengingat cedera serius yang meliputi wajah, leher, lengan, punggung, hingga dada.

Baca Juga : Tiga Jenazah Korban Bus ALS Belum Teridentifikasi, Masih Tunggu DNA Keluarga

Mengenai biaya prosedur operasi dan perawatan panjang tersebut, pihak RS Bhayangkara menjamin seluruhnya akan diakomodir oleh rumah sakit bersama Jasa Raharja.

Baca Juga : Anggota BPK RI Haerul Saleh Tutup Usia, Misbakhun Kenang Sosok Berdedikasi Tinggi

Segala kebutuhan medis, mulai dari obat-obatan hingga tindakan bedah lanjutan, katanya, akan diurus sepenuhnya oleh pihak manajemen RS Bhayangkara Palembang.

"Untuk biaya perawatan, nanti dari Rumah Sakit Bhayangkara kita akan mengakomodir selama pasien kita rawat di sini untuk biaya-biayanya, termasuk obat-obatannya juga. Nah, untuk berapa lama, dibantu juga tadi oleh asuransi Jasa Raharja karena ini korban laka lantas," pungkasnya.

Baca Juga : Ngadiono, Korban Selamat Bus ALS Tiba di RS Bhayangkara

(Tia/Nusantaraterkini.co)