Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Amankan Stok dan Distribusi Minyakita, Pemprov Sumut Koordinasi dengan Produsen, Distributor dan Pemantau

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Gubernur Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar tradisional, belum lama ini.(foto: diskominfo sumut)

Nusantaraterkini.coMEDAN-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim terus berkoordinasi dengan produsen, distributor dan pemantau. Hal ini untuk mengamankan stok dan distibusi Minyakita.

“Jika ada potensi kelangkaan atau kenaikan harga di lapangan, maka semua pihak harus bergerak bersama mulai dari produsen, pengelola distribusi, hingga pihak yang terkait pemantauan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Disperindag Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, di Medan, 

Baca Juga : Harga Minyak Mentah Turun Sekitar 3% Merosot Untuk Tahun Kedua Berturut-turut

Selasa (19/5/2026).

Dedi menjelaskan, pihak dimaksud antara lain Satgas Pangan Polda Sumut, Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut, ID Food (PT Rajawali Nusindo), serta para produsen dan distributor Minyakita di Sumut.

Baca Juga : KAI Sumut Perkuat Integrasi Angkutan Barang Sei Mangkei-Belawan

 

Menurutnya, para pemangku kepentingan juga telah menyampaikan perkembangan terkait ketersediaan dan realisasi penyaluran Minyakita, termasuk berbagai hambatan distribusi ke wilayah kepulauan seperti Nias dan Gunungsitoli yang dipengaruhi faktor biaya serta kelancaran logistik.

 

Baca Juga : Karyawan Pemanen PTPN IV Reg VI Kebun Julok Rayeuk Utara Tetap Bekerja di Hari Libur demi Capai Produksi Sesuai RKAP

Meski demikian, lanjutnya, masyarakat diminta tidak khawatir karena stok Minyakita di gudang Bulog saat ini mencapai 100.000 liter. Adapun harga suplai dari Bulog ke seluruh wilayah Sumatera Utara berada di angka Rp14.500 per liter. Untuk itu, ia berharap produsen dapat memperlancar distribusi ke Bulog.

 

“Kami menekankan agar perputaran Minyakita tidak berhenti di tingkat tertentu. Distribusi harus sampai ke pasar-pasar pantauan, sehingga ketersediaan benar-benar dapat dirasakan masyarakat dan harga lebih terkontrol,” ujar Dedi.

Baca Juga : Ekspor Karet Sumut Januari 2026 Turun 3,8%, Harga Global Justru Meroket

 

Ia juga mengingatkan agar produsen menjalankan ketentuan penyaluran secara konsisten. “Bagian yang menjadi kewajiban harus dipastikan benar-benar sampai, bukan hanya tercatat di awal distribusi,” katanya.

 

Baca Juga : Harga Emas Antam Berkilau ke Rp1.347.000 Per Gram Diakhir Pekan Ini

Pemprov Sumut, lanjut Dedi, akan terus mengarahkan penyaluran Minyakita agar sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pengawasan juga diperkuat terhadap praktik distribusi dan penjualan yang tidak sesuai aturan yang berpotensi menyebabkan kelangkaan dan ketidakstabilan harga.

 

“Ketersediaan Minyakita tidak hanya soal stok, tetapi juga soal pemerataan. Karena itu, kami dorong agar jadwal penyaluran dibuat terukur dan distribusi tidak menumpuk di satu wilayah saja,” ucapnya.

Baca Juga : Setelah UMP Ditetapkan, Buruh Kini Berjuang untuk UMK

 

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Pemprov Sumut akan melakukan sinkronisasi data jumlah Minyakita yang masuk ke Bulog dengan yang tersalurkan ke pasar. Pemerintah juga berupaya memperlancar distribusi ke wilayah sulit, terutama daerah kepulauan, termasuk melalui dukungan BUMD dalam penyaluran.

 

Sementara itu, pihak produsen tetap menjalankan kewajiban memasok 35% Minyakita kepada BUMN pangan dan memastikan 65 persen pasokan tersalurkan ke pasar sesuai kebutuhan masyarakat. Bulog dan ID Food juga diminta menyusun jadwal distribusi guna menghindari penumpukan stok, sementara distributor diharapkan tidak menahan barang dan menyalurkannya secara merata ke seluruh wilayah Sumut.

 

“Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan Minyakita, meningkatkan kelancaran distribusi, serta mendukung stabilitas harga agar masyarakat memperoleh Minyakita dengan harga wajar dan tepat sasaran,” pungkas Dedi.

(Emn/Nusantaraterkini.co)