Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bank di Jerman Dibobol, Ribuan Safe Deposit Box Senilai Rp590 Miliar Ludes

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi bobol bank. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

Nusantaraterkini.co, JERMAN – Aksi perampokan berskala besar mengguncang Jerman. Komplotan kriminal profesional berhasil menjebol ruang brankas Bank Sparkasse di Gelsenkirchen dan menguras isi ribuan safe deposit box milik nasabah.

Sebanyak 3.250 safe deposit box dilaporkan dibobol. Isinya beragam, mulai dari uang tunai hingga perhiasan bernilai tinggi. Total kerugian diperkirakan mencapai 30 juta euro atau setara Rp590 miliar (kurs Rp19.690 per euro).

Polisi mengungkapkan para pelaku menembus ruang brankas bawah tanah dengan bor berukuran besar. Mereka diduga masuk melalui area parkir dan beraksi saat libur Natal, ketika aktivitas perbankan berhenti sejak 24 Desember.

Baca Juga : Marwah Konstitusi, PUI Dorong Pemerintah Konsultasikan Keanggotaan Indonesia di BoP kepada DPR

Diduga, para perampok memiliki waktu leluasa selama beberapa hari untuk membobol satu per satu kotak penyimpanan sebelum aksinya terbongkar.

Kasus ini baru terungkap setelah alarm sistem pemadam kebakaran berbunyi pada Senin (29/12/2025). Petugas yang memeriksa lokasi menemukan lubang besar di dinding brankas bank.

“Lebih dari 95 persen dari 3.250 safe deposit box telah dijebol oleh pelaku yang belum teridentifikasi,” ungkap pihak bank, dikutip dari AFP, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga : Harga Domba dan Sapi Naik Jelang Idul Adha, Warga Mesir Pilih Unta sebagai Hewan Kurban

Berdasarkan nilai asuransi rata-rata di atas 10.000 euro per kotak, polisi memperkirakan kerugian mencapai puluhan juta euro. Namun, sejumlah nasabah mengklaim kehilangan mereka jauh lebih besar dari nilai tersebut.

Diduga Kabur Pakai Audi RS6

Hingga kini, komplotan perampok masih dalam pengejaran. Seorang saksi mengaku melihat beberapa pria membawa tas besar melalui tangga parkir pada malam akhir pekan.

Baca Juga : Konflik di Timur Tengah, Iran Pastikan Tidak Ada Kesepakatan yang Dibuat untuk Lanjutkan Pembicaraan dengan AS

Polisi menduga para pelaku kabur menggunakan Audi RS6, setelah mobil tersebut tertangkap kamera CCTV meninggalkan garasi parkir pada Senin pagi. Di dalam kendaraan terlihat orang-orang bertopeng. Mobil itu diketahui memakai pelat nomor curian dari Hanover.

Pihak kepolisian menilai aksi ini dilakukan oleh sindikat berpengalaman.

“Ini jelas pekerjaan profesional. Dibutuhkan pengetahuan, perencanaan matang, dan energi kriminal yang besar,” kata juru bicara polisi.

Baca Juga : Respons Iran, Timur Tengah Panas! Biden Ancam Balas Serangan Yordania

Aksi tersebut bahkan disebut mirip adegan film perampokan legendaris “Ocean’s Eleven.”

Nasabah Demo, Bank Siapkan Layanan Khusus

Peristiwa ini memicu kecemasan nasabah. Sejumlah korban menggelar aksi protes di depan kantor bank. Namun, mereka tidak diizinkan masuk ke area gedung demi alasan keamanan.

Baca Juga : Iran Peringatkan Eropa: Campur Tangan Berarti Perang, Kota-Kota Bisa Jadi Target

“Kami masih berada di lokasi dan terus memantau situasi,” ujar polisi.

Manajemen Bank Sparkasse memastikan telah membuka saluran telepon khusus bagi nasabah terdampak. Pemberitahuan tertulis akan dikirim secepatnya, serta koordinasi dengan perusahaan asuransi untuk proses klaim.

“Kami berkomitmen mendampingi nasabah dan berharap para pelaku segera tertangkap,” ujar juru bicara bank, Frank Krallmann.

Baca Juga : Efek Domino Perang Iran, Ini Negara yang Terancam Kolaps Ekonomi Akibat Krisis Energi

(Dra/nusantaraterkini.co)