Nusantaraterkini.co, JAKARTA–Aksi mahasiswa yang digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), diwarnai kritik terhadap pemerintah terkait kondisi ekonomi, lapangan pekerjaan, dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu peserta aksi, Raka Andhika yang mengaku sebagai anggota Barisan Garda Depan Universitas Indonesia (UI), menilai pemerintah perlu menunjukkan langkah nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Baca Juga : Bundaran HI Tak Diizinkan Jadi Lokasi Unjuk Rasa, Polda Metro Jaya: Epicentrum Lalu Lintas Jakarta
“Jangan hanya pidato saja, tapi harus ada aksi nyata. Rakyat masih menghadapi kesulitan ekonomi dan banyak pengangguran. Kami ingin melihat program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Raka kepada wartawan.
Baca Juga : Massa Aksi di Sudirman Ajak Pengendara Nyalakan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Menurutnya, mahasiswa yang turun ke jalan menginginkan adanya perbaikan dan pembenahan di berbagai sektor agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.
“Yang pasti kami ingin adanya perbaikan, adanya pembenahan, agar kondisi negara lebih baik dan rakyat semakin sejahtera,” katanya.
Raka juga menyebut aksi tersebut mendapat dukungan dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi. Selain mahasiswa UI, sejumlah peserta disebut berasal dari kampus lain seperti Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
Meski demikian, ia tidak dapat memastikan jumlah total mahasiswa yang mengikuti aksi tersebut karena peserta terus berdatangan ke lokasi.
“Kami tidak bisa menjawab pasti jumlahnya. Yang jelas masih ada mahasiswa-mahasiswa lain yang akan bergabung,” ujarnya.
(LS/ Nusantaraterkini.co)
