Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Begal Casis Bintara Tewas Ditembak di Dada Saat Berusaha Kabur

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu saat konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (16/5/2024).(KOMPAS.com/RYAN SARA PRATIWI)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Salah satu dari ketiga pelaku utama pembegalan calon siswa (casis) bintara Polri di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tewas ditembak di bagian dada.

Dokter spesialis ahli forensik di Rumah Sakit Polri, Dr Niken Budi Setiawaty mengatakan, pelaku mengalami luka tembak di bagian pertengahan dada menembus hingga ke kiri belakang dada.

"Telah kami terima jenazah seorang laki-laki dengan inisial PN. Kami terima tadi malam dengan luka tembak, masuk dari depan dan keluar mengarah ke kiri belakang," jelasnya saat konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, dilansir Kompas.com, Kamis (16/5/2024).

Baca Juga : Polres Dairi Bongkar Rekayasa Begal Rp297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online

"Jadi pertengahan dada, keluar di dada sebelah kiri. Cuma satu luka tembak," ujar Dr Niken.

Diberitakan sebelumnya, polisi telah menangkap para pelaku begal yang juga melakukan aksi kekerasan terhadap korban bernama Satrio Mukti Raharjo (19) yang saat itu hendak melaksanakan tes casis bintara Polri.

Menurut keterangan polisi, pelaku PN tewas ditembak saat penangkapan lantaran berusaha melakukan perlawanan. Sementara dua pelaku lainnya, yakni AY dan MS dilumpuhkan di bagian kaki karena mencoba untuk lari saat penangkapan.

Baca Juga : Modus Penumpang 'Offline' Pengemudi Ojek Daring di Medan jadi Korban Begalan Bersenjata

Selain ketiga pelaku tersebut, polisi juga mengamankan C yang menjual motor korban, dan yang terakhir W sebagai penadah atau yang membeli motor korban.

Untuk diketahui, Satrio menjadi korban begal di Jalan Arjuna Utara pada Sabtu (11/5/2024). Saat itu, ia ingin menghadiri psikotest calon bintara polisi di SMK Media Informatika, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Jadwal tes jam 05.00 WIB, saya berangkat pukul 04.00 WIB," papar Satrio.

Baca Juga : Penipuan Rekrutmen Anggota Polri Modus Bimbel, Polda Sumut Tangkap Pensiunan Polisi

Satrio bertemu dengan tiga orang pelaku dari arah Tanjung Duren.

"Pelaku satu motor tapi berbonceng tiga. Saya enggak lihat kalau bawa sajam," jelas Satrio. (rsy/nusantaraterkini.co)