Nusantaraterkini.co, MEDAN – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi, kali ini sasaran pengemudi ojek daring (ojol) kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara.
Seorang pengemudi ojol dilaporkan kehilangan sepeda motornya setelah menjadi korban pembegalan oleh oknum yang berpura-pura menjadi penumpang dengan modus pesanan di luar aplikasi (offline).
Baca Juga : Kejahatan Jalan Turun, Elemen Ojol Apresiasi Kinerja Polrestabes Medan
Peristiwa tersebut menimpa korban bernama Marlin Ramses Siregar pada Kamis (4/6/2026) sore di kawasan Jalan Seroja Raya, Kecamatan Medan Tuntungan.
Baca Juga : Ratusan Perwakilan Komunitas Grab Medan Selenggarakan Kopdar dengan BPJS Ketenagakerjaan
Seluruh aksi pelaku sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban melintas di Jalan Bunga Seroja. Pelaku kemudian menghentikan korban dan meminta jasa pengantaran menuju Apartemen Cambridge tanpa melalui prosedur aplikasi resmi.
Baca Juga : Cucu di Banyumas Tega Bunuh Nenek dan Selingkuhan, Jasad Dibuang ke Sumur dan Kamar Kosong
Pelaku membujuk korban dengan iming-iming imbalan sebesar Rp70 ribu dengan alasan situasi mendesak.
Baca Juga : Polda Sumsel Sita 11.443 Ekstasi dan 1,3 Kg Sabu Siap Edar di Palembang Lewat Ekspedisi Resmi
Korban yang awalnya merasa ragu akhirnya menyetujui tawaran tersebut lantaran kondisi pesanan pada aplikasi yang sepi sejak pagi hari.
Namun, saat berada di area yang cukup sepi, pelaku tiba-tiba menodongkan senjata tajam jenis pisau ke arah dada korban dan memaksa korban menyerahkan kendaraannya.
Baca Juga : Polres Dairi Bongkar Rekayasa Begal Rp297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Dalam kondisi terancam, korban terpaksa melompat dari sepeda motor untuk menyelamatkan diri, sementara pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.
Baca Juga : Polrestabes Palembang Tangkap Dua Begal Sadis di Seberang Ulu I, Empat Pelaku Masih Buron
Ketua Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (GODAMS), Agam Zubir, mengonfirmasi insiden yang dialami oleh anggotanya tersebut.
"Benar, anggota kami atas nama Marlin Ramses Siregar menjadi korban begal dengan modus penumpang offline. Korban mengalami luka lecet di bagian dada akibat senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam saat merampas kendaraan," kata Agam saat memberikan keterangan, Kamis (4/6/2026).
Agam menambahkan bahwa sempat terjadi upaya perlawanan spontan dari massa di sekitar lokasi sesaat setelah korban berteriak meminta pertolongan.
"Begitu kejadian, sebenarnya sempat dilakukan pengejaran dibantu oleh rekan-rekan ojol lainnya dan warga yang berada di dekat lokasi pada sore itu. Namun, pelaku mengendarai motor dengan sangat cepat dan berhasil lolos melarikan diri," tambahnya.
Pasca-kejadian, pihak komunitas langsung bergerak cepat mendampingi korban untuk menempuh jalur hukum agar kasus ini dapat segera ditangani oleh pihak berwajib.
"Pascakejadian, korban didampingi rekan-rekan komunitas ojol langsung resmi melaporkan pembegalan ini ke Mapolsek Medan Tuntungan pada Kamis malam. Kami berharap pihak kepolisian segera menyelidiki, memeriksa rekaman CCTV, dan memburu pelaku," tegas Agam.
Pihak kepolisian dari Mapolsek Medan Tuntungan dilaporkan telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku.
(cw4/nusantaraterkini.co)
