Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bertemu Australia di Babak 16 Besar, Pengamat: Raksasa Asia yang Paling Mungkin Timnas Imbangi

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pengamat Sepak Bola Gita Suwondo. (Foto: Instagram)

Bertemu Australia di Babak 16 Besar, Pengamat: Raksasa Asia yang Paling Mungkin Timnas Imbangi

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Setelah lolos dari fase grup, Timnas Indonesia dipastikan bertemu Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023.

Baca Juga : Totalitas Suporter Garuda: Gemuruh Dukungan dari Tribun Hingga Menit Akhir

Pengamat sepak bola Gita Suwondo mengatakan, Australia merupakan raksasa Asia yang paling mungkin untuk Timnas Indonesia imbangi.

Baca Juga : Indonesia Naik ke Ranking 118 FIFA, Erick Thohir: Tetap Membumi dan Fokus!

“Di atas kertas milik Australia sebenarnya. Cuma dari semua raksasa-raksasa Asia yang tampil (seperti) Korea, Jepang, Irak, Iran, Australia ini saya lihat yang paling memungkinkan kita bisa mengimbangi,” katanya kepada nusantaraterkini.co, Jumat (26/1/2024).

Hal ini dikarenakan pada tiga laga terakhir di Piala Asia 2023, Tim Negeri Kangguru menurutnya tidak begitu impresif.

Baca Juga : Kasus Pemalsuan Naturalisasi Malaysia Diminta Selesai Sebelum Maret 2026

“India yang pertahanannya ketat itu bisa merepotkan mereka untuk mereka cetak gol. Jadi dengan bermain tanpa kesalahan di belakang, kita harusnya bisa mengimbangi,” ungkapnya.

Baca Juga : Uzbekistan Juara Piala Asia U-17 2025 Usai Tekuk Arab Saudi

Menurutnya, jika Tim Garuda pernah mengimbangi serangan-serangan Argentina dan Jepang, seharusnya hal itu bisa dilakukan pada saat melawan Australia. 

“Yang harus kita tingkatkan adalah counter attack kita seberapa jauh bisa berjalan. Intinya adalah jangan sampai kita ketinggalan dulu karena kalau ketinggalan kita harus membuka pertahanan, itu yang repot,” jelasnya.

Baca Juga : Studi: 2,2 Juta Pria Paruh Baya Australia Terjebak Konsumsi Alkohol Berisiko

Namun, Gita mengaku tak mau terlalu berharap tinggi, ia menetapkan 30-40 persen peluang Indonesia untuk lolos ke perempat final. Tapi jika Timnas mampu membawa laga sampai ke babak adu penalti, maka peluangnya menjadi 70 persen.

Baca Juga : Studi Australia Ungkap Kanguru Tempuh Jalur Evolusi Tak Lazim untuk jadi Hewan Pemakan Rumput

“Kan targetnya Shin Tae-yong 16 besar, mungkin targetnya dia agak meleset dari jumlah poin. Kita hanya 3 poin, kita gagal tahan imbang irak, tapi kalau kita lihat secara permainan kan sebenarnya makin lama dia sudah membuktikan,” jelasnya.

Kemudian Gita menjelaskan bahwa Timnas saat ini merupakan skuad muda bahkan termuda di Piala Asia 2023. Berbeda dengan Irak dan Jepang yang berada di kondisi umur ideal.

“Jadi kita bisa progres sejauh ini. Bagus dan kita membuktikan bahwa kita bisa ngalahin Vietnam akhirnya. Kita juga, saya pikir juga tidak kalah yang mainnya dengan Malaysia, juga imbanglah dengan Thailand walaupun tidak ketemu,” ungkapnya.

Selanjutnya ia mengungkapkan bahwa mentalitas Timnas menghadapi raksasa Asia juga meningkat. Tidak ada rasa ketakutan ketika berhadapan dengan Irak dan Jepang. 

“Yang jelas tidak ada skor gede lagi (ketika) berhadapan dengan raksasa-raksasa Asia, kalau mereka menang juga tipis. Jepangnya sendiri kan ngakuin bahwa mereka harus berusaha sangat keras untuk memastikan mereka lolos. Bahkan pelatihnya bilang kalau nggak ada gol penalti itu mungkin kejadiannya lain, gol penalti itu yang membuat mereka percaya diri di awal-awal pertandingan,” tambahnya.

Diketahui, laga Indonesia vs Australia akan dimainkan di Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar, Minggu (28/1/2024) pukul 18.30 WIB.

(mr6/nusantaraterkini.co)