Nusantaraterkini.co, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution menyatakan dukungan penuh terhadap program pembangunan Koperasi Desa dan Koperasi Masyarakat Pelosok (KDKMP) yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat.
Program ini dinilai strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui keterlibatan langsung TNI dari Kodam I/Bukit Barisan.
Baca Juga : Sebanyak 1.015 Pelari Ikuti Trail of The Kings UTMB, Mengitari Danau Toba
Bobby menegaskan, Pemprov Sumut dan pemerintah daerah akan berperan aktif dalam mempermudah aspek teknis di lapangan, terutama terkait penyediaan lahan.
Baca Juga : Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026
"Ini menjadi program utama Bapak Presiden. Kami dari pemerintah daerah men-support, apalagi ada keterlibatan langsung dari teman-teman Kodam I/Bukit Barisan. Dari daerah, kami akan mempermudah, termasuk berkolaborasi dari sisi lahan dan hal lainnya," ujar Bobby Nasution saat memberikan keterangan pers di Peresmian Koperasi Merah Putih Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (16/5/2026).
Bobby menambahkan, koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak Kodam I/Bukit Barisan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Meskipun terdapat beberapa tantangan teknis dalam pelaksanaan, ia optimis hal tersebut tidak akan menghambat target besar yang telah ditetapkan.
Baca Juga : DPR Tekankan Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih Harus Bebas Titipan
"Namanya kendala, setiap program atau kebijakan pasti ada saja. Tapi kendala bukan berarti programnya tidak jalan. Kendala itu bisa diselesaikan," tegasnya.
Baca Juga : Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 SDM Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih, Cek Syaratnya!
Lebih lanjut, Bobby menyebutkan, target operasional KDKMP di Sumut dipatok selesai pada Agustus mendatang. Angka ini sejalan dengan target nasional untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di pelosok desa.
"Tadi Bapak Presiden sudah menyampaikan target-targetnya. Untuk di Sumatera Utara, targetnya ada sekitar 6.100 unit yang diharapkan bisa terlaksana pada bulan Agustus nanti," pungkasnya.
Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga Medan dan Sumatera Utara pada umumnya, dengan menyediakan fasilitas usaha yang dikelola secara profesional untuk kepentingan masyarakat lokal.
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
