Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bulog Minta Pemerintah Lunasi Utang Rp 12 Triliun ke Bank

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/5/2024). Foto: Yudi Manar / ANTARA FOTO

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Perum Bulog meminta pemerintah segera membayar utang sebesar Rp 12 triliun ke Bank

Utang itu digunakan oleh Bulog untuk membiayai penyerapan beras lokal juga operasi pasar dalam rangka melakukan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Direktur Keuangan Bulog, Iryanto Hutagaol, menjelaskan, pemerintah baru akan menggelontorkan anggaran yang digunakan Bulog untuk menunaikan Public Service Obligation (PSO) tersebut, setelah penugasan rampung dilaksanakan.

Baca Juga : Ketua TKN Sebut Official Merchandise Pemilih Muda Prabowo-Gibran Dorong Industri Kreatif 

“Berapa pun ongkosnya, itu menjadi pembiayaan pemerintah, selama kami enggak ada masalah pendanaan. Angkanya cukup besar, saat ini kita tagihan ke pemerintah kurang lebih hampir Rp 12 triliun,” kata Iryanto di Kantor Bulog, Selasa (12/11/2024).

Meski mengakui angka kewajiban yang harus dibayar terbilang besar, dia memastikan uang yang dipinjam Bulog ke Bank akan dibayar setelah penugasan SPHP dirampungkan.

“Untuk penugasan setahun. Jadi kami lakukan pelayanan kepada pemerintah, kemudian kami tagihkan, kemudian dibayar oleh pemerintah, dan tentunya ada cash to cash period yang standar kurang lebih 90 hari sampai 100 hari, dan itu normal,” terangnya dikutip kumparan.

Baca Juga : Ketua MPR Ajak Jadikan Momen Idul Fitri Perekat Silaturahmi Kebangsaan

Selain itu, Iryanto juga memastikan, proses pembayaran utang Bulog ke Bank beserta dengan bunganya tidak akan melebihi dari satu tahun.

“Kami harus menyimpan dulu, mengantarkan dulu kepada bantuan pangan, setelah dilaksanakan kami menagihkan itu cash to cash period pemerintah, nggak lebih dari setahun maksimal,” jelas Iryanto.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Syahganda Nainggolan Minta Prabowo Bentuk Komisi Independen Pencari Fakta Sikapi Kerusuhan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita nusantaraterkini.co WhatsApp Channel : 

https://whatsapp.com/channel/0029VaaSRkoISTkE3JQqxN2x