Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dukungan Kemanusiaan Mengalir dari Pekanbaru, Wagub Sumut Terima Sumbangan Rp1 Miliar dan Bantuan Bencana

Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wagubsu Surya menerima bantuan dari Pemko Peknabru untuk korbam bencana banjir dan longsor di Sumut, Senin (8/12/2025) malam.(foto:Diskominfo Sumut)

Nusantaraterkini.co, MEDAN-Bencana alam berskala besar yang mengguncang Sumatera Utara (Sumut) dan melumpuhkan 18 wilayah administrasi, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor, telah memicu gelombang solidaritas dari daerah tetangga. Pada Senin (8/12/2025) malam, Pemerintah Provinsi Sumut menerima uluran tangan penting dari Pemerintah Kota Pekanbaru, yang secara langsung menyerahkan kontribusi finansial sebesar Rp1 miliar ditambah dengan pasokan logistik vital.

​Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Posko Darurat Bencana Sumut yang terletak di Jalan AH Nasution, Medan.

Baca Juga : Kementerian Pertanian Salurkan 2.268 Ton Beras untuk Daerah Bencana di Sumut, Pemprov Siapkan Cadangan 29 Ton 

Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulaiman Harahap, secara langsung menerima delegasi Pekanbaru yang dipimpin oleh Walikota Agung Nugroho dan didampingi Wakil Walikota Markarius Anwar. Bantuan ini ditujukan untuk meringankan beban penanganan dampak bencana yang telah menyebar luas.

​Wagub Surya memanfaatkan pertemuan itu untuk memberikan gambaran rinci mengenai tingkat kerusakan dan penderitaan yang dialami penduduknya. Ia menjelaskan situasi yang terjadi di 13 kabupaten dan 5 kota yang terdampak, termasuk daerah seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, hingga Kota Sibolga dan Medan.

"Yang paling memprihatinkan ada di Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Mandailing Natal. Musibahnya cukup memprihatinkan, ada beberapa kecamatan dan desa yang sudah luluh lantak," ungkap Surya, menyoroti parahnya kerusakan di beberapa zona utama.

Baca Juga : 38.878 Lahan Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor, Pemprov Sumut dan Kementan Percepat Identifikasi 

​Data hingga tanggal 8 Desember 2025 menunjukkan skala tragedi yang luar biasa, di mana sekitar 420 desa dan kelurahan dilaporkan terkena dampak, memengaruhi sekitar 1,5 juta penduduk. Perkiraan jumlah warga yang terpaksa mengungsi diperkirakan melampaui 10.000 kepala keluarga.

Lebih lanjut, jumlah korban jiwa tercatat mencapai 338 orang meninggal dunia, dengan 650 orang mengalami luka-luka, dan 138 orang lainnya masih dalam status pencarian. Kerugian material yang mencakup infrastruktur, sektor pertanian, perumahan, dan fasilitas publik diperkirakan telah menembus angka fantastis, yakni Rp16,57 triliun.

Di sisi lain, Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan simpati yang mendalam atas penderitaan masyarakat Sumut. Ia juga membawa pesan dari Gubernur Riau dan menekankan ikatan kekeluargaan yang erat antara kedua provinsi.

"Kami sangat senang dan terharu malam hari ini kami langsung dapat bertemu dengan Bapak Wagub beserta seluruh jajaran. Apalagi kita tetangga, dan sebelumnya orang Pekanbaru banyak datang ke Sumut, begitu pula orang Sumut pun ada di Pekanbaru," ujar Agung, menegaskan kedekatan historis kedua wilayah.

Secara simbolis, Agung menyerahkan bantuan berupa dana tunai Rp1 miliar yang akan segera ditransfer, dan ia menambahkan bahwa logistik tambahan akan dibelikan dan dikirimkan pada keesokan hari.

Baca Juga : Wagub Surya Terima Bantuan Logistik dari Gubernur Jatim untuk Korban Bencana di Sumut 

"Ini adalah uang yang akan ditransfer, dan nanti ada juga yang akan kami belikan langsung besok berupa barang. Kami kirimkan ke sini dan akan disalurkan melalui posko bencana yang ada di Sumut," pungkasnya.

(Emn/Nusantaraterkini.co)