Nusantaraterkini.co, BINJAI - Enam orang remaja yang diduga masuk dalam keanggotaan kelompok geng motor diamankan warga di Jalan Manggis, Lingkungan I, Kelurahan Limau Sundai, Kecamatan Binjai Barat, Minggu (23/6/2024) dini hari.
Hal ini dilakukan Respon masyarakat menyikapi maraknya keberadaan geng motor yang belakangan meresahkan khususnya di Kota Binjai.
Pasalnya, mereka datang secara bergerombolan dengan mengendarai kendaraan roda dua dan membuat onar.
Baca Juga : Pemprov Sumut dan Pemko Tanjungbalai Patroli Daerah Perbatasan, Jaga Pintu Masuk dari Ancaman Narkoba
Bahkan, aksi mereka juga tak ragu melukai korbannya.
"Menurut keterangan anak-anak saat pertama melihat, ada sekitar dua puluh orang lebih datang menenteng senjata tajam," ujar Kepala Lingkungan I, Kelurahan Limau Sundai, Irwansyah Pulungan, dilansir dari Tribun Medan, Selasa (25/6/2024).
Menurutnya, terduga gerombolan geng motor sempat mengejar masyarakat di sana. Masyarakat yang dikejar berlari meninggalkan mereka seraya berteriak.
Baca Juga : Tekan Angka Kecelakaan, Kapolres Asahan Latih Safety Riding ke Polisi Siswa
Teriakannya mengundang perhatian masyarakat dan tanpa dikomando, terduga kelompok geng motor dimaksud langsung dikerumuni massa.
Setelah itu, terduga kelompok geng motor yang berbalik arah karena dikejar massa.
Hasilnya, ada enam orang dari terduga kelompok geng motor yang diamankan. Beruntung, massa tidak menghakimi terhadap enam orang itu.
Baca Juga : Jual 1Kg Sabu, Oknum Personel Ditresnarkoba Polda Sumut Ditangkap Propam
"Dari pengakuan salahsatu yang diamankan, mereka tergabung dalam geng motor berinisial HS. Masih di bawah umur hampir rata-rata yang diamankan dan sudah kami serahkan ke pihak kepolisian Polres Binjai," ucap Irwansyah.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi mengakui, ada enam orang yang diamankan.
Usai mengamankan, polisi melakukan pengembangan dan sayangnya, tidak ditemukan senjata tajam.
Baca Juga : Pelarian Berakhir, IRT Pencuri Motor Ditangkap Polisi di Langkat
"Tidak ada sajamnya (senjata tajam) yang di Binjai Barat," tutup Zuhatta. (rsy/nusantaraterkini.co)
