Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hari Pertama Ops Zebra Toba, Polda Sumut Tindak Tegas 1.254 Pelanggar

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Petugas kepolisian melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polda Sumatera Utara (Sumut) memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Hasilnya pada digelarnya Operasi Zebra Toba 2024 pertama, Polda Sumut menindak sebanyak 1.254 pelanggar lalu lintas. Di antaranya tilang Etle Statis sebanyak 41, tilang Etle Mobile 11, tilang manual 209 dan teguran 993.

Baca Juga : Pemprov Sumut Undi 936 Hadiah Gebyar Pajak Triwulan I 2026

Sementara untuk angka kecelakaan hingga menyebabkan korban luka ringan, luka berat, meninggal dunia, dan kerugian materil masih nihil terjadi di wilayah Sumut.

Baca Juga : Polda Sumut Ringkus Host Live TikTok Asusila, Raup Omzet Rp5 Juta Sehari

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, bahwa Polda Sumut terus melakukan berbagai langkah progresif dalam meningkatkan kepatuhan berlalulintas dalam menurunkan fatalitas kecelakaan di jalan raya.

"Melihat data hasil di hari pertama Operasi Zebra Toba 2024 terjadi penurunan angka kecelakaan di Sumut. Namun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan," katanya.

Baca Juga : Warga Medan Ragukan Efektivitas Operasi Zebra Toba: Takut Justru Tambah Kemacetan ​

"Kita telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas, tapi kita perlu memastikan masyarakat benar-benar memahami pentingnya keselamatan di jalan," ujar Hadi.

Baca Juga : Kapolres Binjai: Mayoritas Pelanggar Lalin di Binjai Usia Produktif

Dalam meningkatkan pentingnya kesadaran berlalu lintas dan dampak positif dari Operasi Zebra Toba 2024, mantan Kapolres Biak Papua itu mengungkapkan Polda Sumut melibatkan berbagai elemen masyarakat dan media, pesan keselamatan agar dapat lebih efektif disampaikan.

"Penerapan ini berhasil terbukti dari nihilnya kecelakaan lalu lintas, tindakan tegas terhadap pelanggaran harus dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan yang berakibat fatal," pungkasnya.

Baca Juga : Tindak Pelanggar Haji, Arab Saudi Gunakan Kecanggihan AI

(zie/Nusantaraterkini.co)